DENPASAR, JEMBRANAEXPRESS - Reel pancing menjadi salah satu senjata saat mancing. Namun yang tak kalah penting adalah, sebelum membeli reel yang kita inginkan, hendaknya terlebih dahulu mengetahui spesifikasi reel itu sendiri agar tidak kecewa setelahnya.
Reel pancing ada berbagai tipe. Ada yang spinning, baitcasting, maupun over head.
Ketiga reel ini tujuan utamanya untuk menopang agar performa memancing kita nyaman saat fight dengan ikan.
Selain soal tipe, spesifikasi reel sangat penting diketahui saat membeli. Salah satu spesifikasi yang ada di reel itu adalah Gear Ratio. Itu diketahui dengan adanya nomor (biasanya 3 angka) dengan tanda titik/koma, serta titik dua setelah angka kedua.
Misalnya, spesifikasi reel tersebut adalah 5,2:1. Itu berarti rotor akan berputar 5,2 kali setiap kali kita memutar handle satu putaran penuh.
Ada dua hal utama yang perlu diketahui sewaktu membeli reel. Yang pertama dengan Gear Ratio rendah memiliki kekuatan menarik beban lebih baik dibanding dengan Gear Ratio tinggi.
Yang kedua, keterangan Gear Ratio pada kemasan bukan menyatakan kecepatan penggulungan benang (line retrieve) melainkan hanya informasi rasio mekanis gear yang ada di dalam reel tersebut.
Kecepatan line retrieve dipengaruhi oleh besar diameter spool dan volume benang dalam spool. Misalnya, reel ber-Gear Ratio 4,3:1 dengan diameter spool 6 cm, dalam satu putaran handle mampu menggulung benang masuk 65 cm.
Dibandingkan reel ber-Gear Ratio 6,3:1 dengan diameter spool 4 cm mampu menggulung benang masuk 69 cm di mana kondisi kedua spool terisi penuh tali.
Bagi banyak pemancing, perbedaan dalam ukuran sentimeter ini menjadi terabaikan setelah mengetahui bahwa reel dengan Gear Ratio rendah lebih kuat dalam menarik beban.
Itulah sedikit penjelasan mengenai Gear Ratio dalam reel. Tetap memperhatikan hal detail sebelum membeli set tackle pancing agar tidak kecewa dan bisa membuat nyaman kegiatan memancing anda. ***
Editor : Y. Raharyo