DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS - Teknik memancing saat ini bergitu beragam dengan berbagai modifikasi. Dari joran, reel, bahkan hingga kail juga mengalami perubahan.
Hal itu didasari dengan pengalaman sehingga perubahan itu akhirnya muncul.
Seperti halnya kail pancing, ada beberapa jenis kail dengan fungsi yang berbeda tergantung dari ikan yang kita targetkan.
Berikut ini beberapa tips memilih kail dan perbedaannya agar anda tetap bisa strike ikan yang anda inginkan.
1. Drop Shot Hook
Mata pancing mainstream dengan desain yang simpel. Bisa digunakan untuk mancing dasaran
2. Aberdeen Hook
Bentuk shank yang panjang melebihi mata pancing biasa. Digunakan untuk memancing ikan dengan cara makan meragut atau diam terlebih dahulu. Bisa digunakan mancing dasaran di laut dengan target ikan karang.
3. Circle Hook
Memiliki bentuk unik dengan poin (ujung kail) menghadap ke Shank. Keistimewaan kail ini adalah ketika ikan memakan umpan, maka mata kail akan langsung tertancap pada bibir ikan. Biasa digunakan untuk target ikan yang makan dengan cara menghisap.
4. Jig Hook
Kail ini memiliki gab yang lebih lebar dengan gagang yang pendek. Kail ini cocok untuk mancing di laut dengan target ikan yang memakan umpan dengan cara menyambar.
5. Double Hook
Biasanya digunakan untuk umpan tiruan baik soft lure, soft frog, atau jump frog. Biasanya target ikan ini predator air tawar seperti Ikan Gabus atau Ikan Toman.
6. Trible Hook
Sesuai namanya, kail ini memiliki tiga mata. Biasanya digunakan untuk umpan tiruan jenis minnow, popper, atau umpan tiruan lainnya.
7. Worm Hook
Kail ini dirancang agar umpan yang dipasang (kebanyakan umpan tiruan) tidak melorot. Kail ini juga dirancang tidak mudah tersangkut pada spot yang banyak rintangan/obstackle. Biasanya kail ini digunakan untuk umpan soft lure.
Itulah beberapa jenis kail atau hook dalam dunia mancing. Kembali lagi ke soal fungsi, karena tidak semua kail cocok untuk memancing.
Pastikan anda memilih kail yang benar sesuai dengan ikan target ataupun spot memancing. ***
Editor : Y. Raharyo