TABANAN, JEMBRANAEXPRESS - I Wayan Diana Gara bisa dibilang orang yang mampu survive dalam kondisi Pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Jengah karena di PHK, akhirnya ia memutuskan membuka kolam pancing di lahannya sendiri dan diberi nama Kolam Pancing Ngalih Liang
I Wayan Diana Gara menuturkan, proses Kolam Pancing Ngalih Liang ini ada berawal dari masa Covid-19 dimana saat itu ia di PHK di tempat kerjanya di bilangan Seminyak, Badung.
Karena tidak memiliki kegiatan, ia pun memutuskan memancing, bahkan rutin ia lakukan di masa kekalutannya tersebut. Bersama teman-temannya, ia juga rajin mengikuti lomba baik di kolam maupun air deras. Beruntungnya, ia juga rutin menjadi juara.
"Dari mancing itu saya dapat juara dan dapat uang saku yang lumayan. Lalu uang itu juga, saya tabung dan mencoba membuat kolam kecil-kecilan di sawah milik orang tua saya," papar Wayan Diana Gara.
Proses pembuatan kolam itu lumayan lama karena diakuinya hanya digarap berdua bersama ayahnya.
"Ya, tanpa tukang. Cuma kami berdua. Dalam proses pembuatan, saya juga masih sering ikut lomba dan sering jadi juara. Hasilnya saya sisihkan untuk modal tambahan," beber pria kelahiran 19 Januari 1997 ini.
Seiring berjalannya waktu, kolam pun jadi. Dinamai Kolam Pancing Ngalih Liang yang mana kolam itu dibuat untuk menumbuhkan rasa senang atau Ngalih Liang untuk para pemancing. Agar para pemancing itu tidak memiliki beban saat memancing.
"Modal awalnya, saya mengeluarkan kurang lebih Rp5 juta. Seiring waktu, uang yang saya dapatkan dari mengadakan lomba saya gunakan lagi untuk merenovasi yang belum selesai," bebernya.
Sementara untuk pasokan ikan di kolamnya, ia cari di peternakan secara langsung baik Ikan Nila maupun Lele.
Itulah ringkasan singkat perjalanan Wayan Diana Gara yang tak mau terpuruk dengan keadaan. Dari menjalankan hobi, kini ia memiliki usaha yang bisa ia dan orang lain nikmati dengan perasaan senang dan ceria. ***
Editor : Y. Raharyo