Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

PERHATIKAN! Ini Kronologi dan Ciri-ciri Anjing Gila Mengamuk di Bali hingga Gigit 8 Warga!

I Gde Riantory Warmadewa • Senin, 29 April 2024 | 03:45 WIB
Ni Wy Budiarni,51,  satu dari delapan korban gigitan anjing di Kecamatan Melaya saat ditemui petugas dari Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Drh. I GNB Rai Mulyawan, Sabtu (27/4).
Ni Wy Budiarni,51, satu dari delapan korban gigitan anjing di Kecamatan Melaya saat ditemui petugas dari Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Drh. I GNB Rai Mulyawan, Sabtu (27/4).

JEMBRANA EXPRESS - Seekor anjing yang diduga rabies mengamuk di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, dan menyerang delapan orang warga.

Anjing tersebut menggigit korban pada area berisiko tinggi seperti jari-jari tangan, kaki, dan kepala.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian pertama terjadi pada Jumat (26/4) sore di Banjar Melaya Pantai, di mana satu warga menjadi korban gigitan anjing.

Kemudian, anjing tersebut melarikan diri ke Banjar Pangkung Dedari, di mana empat warga lainnya diserang.

Serangan berlanjut pada Sabtu (27/4) pagi di Banjar Pangkung Tanah, di mana tiga warga lagi menjadi korban.

Salah satu korban, Ni Wayan Budiarni, mengalami serangan sekitar pukul 7.00 Wita, dan harus menjalani 24 jahitan di wajahnya akibat gigitan anjing.

Korban lainnya, I Ketut Ningga, 60, menerima 11 jahitan di wajahnya setelah diserang anjing.

Pihak Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Drh. I GNB Rai Mulyawan, telah menerima laporan tentang serangan anjing di Kecamatan Melaya.

"Tim medis telah melakukan tindakan dengan mendatangi seluruh korban untuk memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang diperlukan," ungkapnya.

Mulyawan mengonfirmasi adanya delapan korban gigitan anjing gila, dan mengimbau masyarakat untuk waspada.

Ciri-ciri anjing yang terlibat dalam serangan di tiga lokasi berbeda ini serupa, yaitu berwarna hitam dan putih dengan tanda-tanda menyusui.

Pihak terkait terus melakukan penyisiran untuk mengidentifikasi dan menangani anjing-anjing tersebut guna mencegah ancaman lebih lanjut kepada masyarakat.

Kronologi Kejadian:

  • Jumat (26/4) sore: Anjing mengamuk di Banjar Melaya Pantai dan menggigit satu orang warga.
  • Jumat (26/4) malam: Anjing kabur ke Banjar Pangkung Dedari dan menyerang empat warga lainnya.
  • Sabtu (27/4) pagi: Anjing kembali mengamuk di Banjar Pangkung Tanah dan menggigit tiga warga lainnya.

Korban dan Luka Gigitan:

  • Ni Wayan Budiarni (Banjar Melaya Pantai): Digigit di wajah dan kaki, 24 jahitan.
  • I Ketut Ningga (Banjar Pangkung Dedari): Digigit di kepala, 11 jahitan.
  • Juhita (Banjar Melaya Pantai)
  • Kd Restu Rahayu (Banjar Pangkung Dedari)
  • Km Tri Vira Ayunika (Banjar Pangkung Dedari)
  • Sulhamnudin (Banjar Pangkung Dedari)
  • Ni Kt Sunartu (Banjar Pangkung Tanah Kangin)
  • Ni Wy Budiarni (Banjar Pangkung Tanah Kangin)
  • Ni Km Ayu Bayatri (Banjar Pangkung Tanah Kangin)

Ciri-ciri Anjing:

  • Jenis kelamin: Betina
  • Warna: Hitam dan putih
  • Tanda-tanda: Menyusui

Upaya Penanganan:

  • Tim Keswan-Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana telah mendatangi seluruh korban untuk memastikan mereka mendapat penanganan medis yang diperlukan.
  • Tim medis dan pihak terkait melakukan penyisiran untuk mencari anjing tersebut.
  • Masyarakat diimbau untuk waspada dan segera melapor jika menemukan anjing dengan ciri-ciri serupa.

Rabies adalah penyakit zoonosis yang sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal. Gejala rabies pada anjing meliputi:

  • Agresivitas yang berlebihan
  • Kelumpuhan
  • Air liur yang berlebihan
  • Kesulitan menelan
  • Hidrofobia (takut air)

Jika Anda digigit anjing, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit. Segera temui dokter untuk mendapatkan vaksin rabies. *** 

Baca Juga: Formula Shin Tae-yong: Strategi Jitu untuk Menghadapi Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U-23

 

 
Editor : I Putu Suyatra
#anjing #jembrana #gigitan #gila #rabies #bali