JembranaExpress.Com - Arus mudik di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk mengalami kemacetan parah pada Minggu (15/3/2026).
Antrean kendaraan yang hendak menuju Pelabuhan Gilimanuk bahkan mengular hingga sekitar 30 kilometer dari pelabuhan.
Pantauan di lapangan sekitar pukul 09.45 WITA, ekor kendaraan dilaporkan telah mencapai kawasan depan Polsek Negara, wilayah Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.
Baca Juga: Masikian Fest 2026 Tetap Digelar di Tengah Efisiensi Anggaran, Peserta Justru Meningkat
Lonjakan arus kendaraan ini menjadi salah satu kemacetan terpanjang yang tercatat di jalur mudik Bali Barat dalam beberapa tahun terakhir.
Kemacetan panjang terjadi di jalur utama yang menghubungkan Denpasar dengan Pelabuhan Gilimanuk.
Ribuan kendaraan pribadi, bus, serta kendaraan logistik tampak memenuhi badan jalan dan bergerak sangat lambat menuju pelabuhan penyeberangan ke Pulau Jawa.
Kondisi tersebut membuat waktu tempuh perjalanan menuju Gilimanuk yang biasanya dapat dilalui dalam waktu sekitar dua hingga tiga jam menjadi jauh lebih lama akibat padatnya arus lalu lintas.
Sejumlah pengendara bahkan dilaporkan harus mengantre selama berjam-jam sebelum dapat mendekati kawasan pelabuhan.
Lonjakan kendaraan pada arus mudik tahun ini disebut-sebut menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir.
Hal ini dipicu oleh perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang waktunya berhimpitan, sehingga banyak masyarakat memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk keluar dari Bali.
Selain itu, kemacetan juga diduga dipengaruhi oleh masih beroperasinya kendaraan truk bersumbu tiga di jalur nasional tersebut yang memperlambat laju kendaraan lainnya.
Baca Juga: Nahas di Jalur Mudik Jembrana, Calya Tabrak Motor Diam, Bocah 10 Tahun Tak Tertolong
Di sejumlah titik kemacetan, terutama di kawasan Jembatan Kaliakah, anggota Satlantas Polres Jembrana terlihat sibuk melakukan pengaturan lalu lintas.
Pengaturan ini dilakukan karena arus kendaraan dari arah Gilimanuk menuju Denpasar juga terpantau padat, sehingga diperlukan pengaturan ekstra untuk mencegah penumpukan kendaraan di kedua arah.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah untuk mengurai kemacetan yang terjadi di jalur mudik tersebut.
“Kami sudah melakukan koordinasi lintas polsek dan lintas polres untuk melakukan penyekatan kendaraan besar,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan bahwa peningkatan arus kendaraan telah menjadi perhatian serius jajaran kepolisian.
“Peningkatan arus sudah kami atensi. Seluruh personel sudah mobile di lapangan dan pengaturan penyeberangan kapal juga diprioritaskan sesuai situasi di lapangan,” jelasnya.
Saat ini, petugas kepolisian bersama instansi terkait terus bersiaga di sepanjang jalur nasional Denpasar–Gilimanuk untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
Pengendara yang akan menuju Pelabuhan Gilimanuk diimbau untuk tetap bersabar, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memantau kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan guna menghindari kepadatan ekstrem di jalur mudik utama Bali menuju Pulau Jawa tersebut.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa