JEMBRANAEXPRES.COM - Senin (17/6), bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali kembali menggelar acara penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kepada masyarakat.
Sebanyak 131 ekor sapi dan 278 ekor kambing telah disembelih di seluruh Bali untuk memenuhi kebutuhan kurban.
Wakil Ketua LDII Bali, Haji Hardilan, mengungkapkan bahwa jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Perayaan dimulai dengan sholat Idul Adha yang diikuti sekitar 1.500 jemaah di Gedung Serbaguna LDII Bali.
Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan hewan kurban di berbagai titik di seluruh provinsi tersebut.
"Cuma hewan-hewan ini termasuk besar-besar sehingga harganya cukup lumayan, sehingga secara umumnya bertambah, tetapi secara ekornya tidak terlalu banyak bertambah," jelas Hardilan.
Dari hasil penyembelihan tersebut, LDII Bali berhasil menyiapkan 12 ribu paket daging kurban yang akan dibagikan ke seluruh Bali melalui sistem pendistribusian yang efektif.
"Kami menyebar ke seluruh Bali ada 7 kabupaten/kota. Karena kepanitiaannya dari bawah, jadi sistem kami jemput bola. Itu kami data dan langsung kami bagikan ke yang bersangkutan," tambahnya.
Pembagian daging kurban ini dilakukan tanpa memandang agama penerima, dengan fokus utama kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Rombongan Wisatawan Qatar Terseret Arus Pantai Kelingking, Satu Meninggal, Dua Luka-Luka
"Karena diberikan kepada yang meminta dan tidak meminta. Terutama di sekitar lingkungan LDII karena tetangga kami terdekat," ungkap Hardilan.
Pemilihan hewan kurban dilakukan dengan ketat mengikuti persyaratan kesehatan yang telah ditetapkan. Setiap hewan yang disembelih harus bebas dari cacat pada telinga, mata, hidung, mulut, dan kaki.
"Alhamdulillah dari Dinas Peternakan dari awal hewan kurban di datangkan juga sudah di cek. Jadi semua rata-rata sehat," ujarnya.
Tema perayaan Idul Adha tahun ini adalah "mari berkorban untuk meningkatkan kepedulian sosial," yang diwujudkan melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang kurang mampu.
"Mohon maaf mungkin bagi para warga yang mungkin susah mengonsumsi daging, minimal di Idul Adha ini bisa menikmati," tutur Hardilan mengakhiri pernyataannya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa