Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Generasi Z Didorong Terlibat Aktif Dalam Pembangunan Sosial Buleleng

Dian Suryantini • Minggu, 23 Juni 2024 | 23:51 WIB
Acara Discussion Project Generasi Muda Peduli Sesama, di Gedung PLUT Singaraja.
Acara Discussion Project Generasi Muda Peduli Sesama, di Gedung PLUT Singaraja.

JEMBRANAEXPRESS.COM - Yayasan Buleleng Sosial Community menggelar diskusi bertajuk "Discussion Project Generasi Muda Peduli Sesama" di Gedung PLUT Singaraja.

Acara yang dihadiri oleh berbagai narasumber dan peserta dari kampus-kampus serta siswa SMK/SMA ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan sosial di Buleleng.

Eka Tirtayana, Ketua Yayasan Buleleng Sosial Community, menggarisbawahi pentingnya memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengemukakan ide, program, dan kebijakan kritis dalam lingkungan sosial.

Menurutnya, hal ini sangat diperlukan mengingat potensi besar yang dimiliki oleh Generasi Z dalam memberikan kontribusi positif.

"Dalam konteks ini, kritis berarti memberikan solusi yang konkret kepada pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan. Ide-ide yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan program kebijakan yang berkelanjutan untuk kemajuan Buleleng," ujar Eka Tirtayana.

Data dari BPS Provinsi Bali menunjukkan bahwa 60-70 persen penduduk Buleleng saat ini merupakan generasi muda.

Acara Discussion Project Generasi Muda Peduli Sesama, di Gedung PLUT Singaraja.
Acara Discussion Project Generasi Muda Peduli Sesama, di Gedung PLUT Singaraja.

Hal ini menambah urgensi untuk memberikan mereka ruang yang cukup untuk berkreasi dan berkontribusi, terutama mengingat keakraban mereka dengan teknologi komunikasi modern serta sensitivitas mereka terhadap isu-isu sosial.

Diskusi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan ide-ide mereka dalam upaya membangun Buleleng, khususnya dalam aspek sosial.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lembaga pendidikan seperti Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja dan perwakilan dari Yayasan Sesama.

Salah satu peserta diskusi, Gede Agus Eka Pratama, Ketua BEM STAHN Mpu Kuturan Singaraja, menyatakan manfaat besar yang diperolehnya dari acara ini.

"Setelah diskusi ini, kami dapat membangun jaringan dan kolaborasi dengan yayasan sosial di Buleleng. Kami berencana untuk melakukan berbagai kegiatan bakti sosial seperti penanaman pohon dan memberikan bantuan kepada lansia serta penyandang disabilitas," ujarnya dengan penuh semangat.

Diskusi berjalan dengan intensitas tinggi dan penuh semangat, menghasilkan berbagai pengetahuan tentang organisasi, relasi, dan pengalaman dari para relawan dalam menjalankan aksi kemanusiaan.

Keberhasilan acara ini menegaskan bahwa kepercayaan, transparansi dalam pengelolaan keuangan, serta niat tulus dalam membantu sesama adalah kunci utama dalam menjalankan aksi sosial yang berkelanjutan.

Dengan demikian, diskusi ini tidak hanya menjadi platform untuk berbagi ide dan pengalaman, tetapi juga untuk membangun komunitas yang berfokus pada perubahan positif di Buleleng melalui partisipasi aktif generasi muda.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#STAH Negeri Mpu Kuturan #Eka Tirtayana #buleleng #Yayasan Buleleng Sosial Community