JEMBRANAEXPRESS.COM-Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor terjadi pada Senin malam (23/4/2025) di Jembatan Tenggor, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Jombang.
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah Honda CBR dan Honda Vario.
Benturan keras mengakibatkan Honda Vario yang ditumpangi dua orang terpental hingga masuk ke sungai Ngotok Ring Kanal yang berada tepat di bawah jembatan.
Evakuasi pun berlangsung dramatis. Belasan warga harus turun tangan mengevakuasi sepeda motor dari dasar sungai yang cukup dalam.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Hari Sutikno (57), salah satu warga yang melihat langsung kejadian, mengisahkan bahwa Honda CBR dengan nomor polisi S 6694 yang dikendarai oleh Firel Sista Dwi Arfa (19), melaju dari arah selatan ke utara.
Di depannya, Honda Vario S 6313 OCS yang dikendarai Sri Utami (35), membonceng anaknya Abdul Rohman (6), juga bergerak ke arah yang sama. Keduanya merupakan warga Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben.
“Vario di depan, CBR di belakang. Begitu mendekati jembatan, Vario nyalakan sein karena mau belok,” jelas Hari.
Namun naas, CBR yang melaju dengan kecepatan tinggi tak sempat menghindar dan langsung menabrak motor di depannya.
“Pengemudi terjatuh, tapi motornya terus meluncur sampai nyemplung ke sungai,” tambahnya.
Akibat insiden ini, pengendara mengalami luka-luka. Informasi sementara menyebutkan, korban mengalami retak tulang di bagian kaki dan sudah dilarikan ke rumah sakit.
Evakuasi sepeda motor dari dalam sungai menjadi tantangan tersendiri. Warga sekitar bergotong-royong menggunakan tambang dan bambu untuk mengangkat motor.
“Kedalamannya sekitar lima meter, jadi kami pakai tambang dan bambu,” ujar Adit Tri Irmawan (35), salah satu warga yang turut membantu evakuasi.
Ia menyebut, proses pengangkatan memerlukan lebih dari sepuluh orang karena medan yang cukup sulit.
“Ada delapan orang di bawah, sisanya di atas bantu tarik. Butuh waktu lama juga,” lanjutnya.
Setelah beberapa jam, akhirnya sepeda motor berhasil diangkat dan kini diamankan di Mako Satlantas Polres Jombang untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.(*)
Editor : Suharnanto