Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Mamalia Laut Terdampar di Jembrana, Warga Sigap Lakukan Penyelamatan

I Gde Riantory Warmadewa • Minggu, 24 Agustus 2025 | 23:22 WIB
Upaya penyelamatan ikan paus oleh warga di Peraiaran Gilimanuk, Minggu (24/8).
Upaya penyelamatan ikan paus oleh warga di Peraiaran Gilimanuk, Minggu (24/8).

JEMBRANAEXPRESS – Aksi heroik ditunjukkan warga Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Minggu (24/8) siang.

Mereka berhasil menyelamatkan seekor ikan berukuran besar yang diduga paus dengan panjang sekitar 2,5 meter.

Hewan laut tersebut sempat terdampar di Pantai Lingkungan Asih, tepat di belakang Kantor Lurah Gilimanuk.

Baca Juga: Pria 35 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Rumah Orang Tuanya, Warga Gilimanuk Heboh

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. Warga yang sebagian besar nelayan melihat ikan besar itu dalam kondisi kepala menghadap ke daratan dan nyaris terdampar.

Tanpa menunggu lama, mereka turun tangan melakukan penyelamatan.

Upaya penyelamatan ikan paus oleh warga di Peraiaran Gilimanuk, Minggu (24/8).
Upaya penyelamatan ikan paus oleh warga di Peraiaran Gilimanuk, Minggu (24/8).

Dengan menggunakan tali, warga berhasil memutar posisi kepala ikan tersebut menghadap ke laut.

Upaya itu membuahkan hasil. Hewan tersebut akhirnya kembali berenang menuju perairan Selat Bali.

Baca Juga: Pejalan Kaki Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Denpasar–Singaraja, Sopir Truk Jadi Tersangka

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, membenarkan kejadian tersebut.

“Astungkara, ikan tersebut berhasil diselamatkan warga dan kembali ke lautan lepas (Selat Bali),” ujarnya.

Meski sempat disebut paus, Tony mengungkapkan ada kemungkinan hewan itu adalah lumba-lumba. “Menurut informasi nelayan, ikan itu lumba-lumba. Namun di Selat Bali justru lebih sering muncul paus dibanding lumba-lumba,” jelasnya.

Baca Juga: Tanah Lot Art & Food Festival Kembali Digelar, Ada Parade Gebogan hingga Klinik Kuliner

Tony menambahkan, fenomena mamalia laut terdampar di perairan Gilimanuk bukan yang pertama kali terjadi.

Sejak insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, sudah dua kali paus ditemukan terdampar di kawasan tersebut.

“Empat hari setelah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, ada paus terdampar di perairan Prapat Agung. Hingga hari ini, sudah dua kali kejadian,” pungkasnya.

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#mamalia laut terdampar Jembrana #paus Selat Bali #ikan paus terdampar di Gilimanuk #penyelamatan ikan besar Gilimanuk