Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Cegah Penularan Rabies, Diskes Badung Siagakan Vaksin di Seluruh Puskesmas

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 13 Oktober 2025 | 01:46 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita
Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita

JEMBRANAEXPRESS.COM - Kasus rabies masih menjadi ancaman di Kabupaten Badung. Hingga September 2025, tercatat sebanyak 37 kasus gigitan Hewan Pembawa Rabies (HPR) terjadi di wilayah ini.

Untuk memastikan tidak ada penularan kepada masyarakat, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung menyiagakan vaksin anti rabies (VAR) di seluruh puskesmas.

Baca Juga: Update Kasus Pembunuhan Sadis di Songan Kintamani, Korban Tewas Alami Luka Sajam di Kepala dan Perut

Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita, membenarkan bahwa ketersediaan vaksin untuk korban gigitan HPR telah disiapkan di seluruh puskesmas, termasuk bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan Badung. Mereka menargetkan vaksinasi HPR pada hewan, sedangkan kami menangani pasiennya. Kami juga sudah siapkan Rabies Center,” ujar Padma Puspita, Minggu (12/10).

Ia menjelaskan, salah satu kasus gigitan HPR terbaru yang sempat viral terjadi di kawasan Objek Wisata Sangeh.

Baca Juga: Darah Mengalir Lagi di Songan Kintamani: Dua Orang Warga Tewas Seketika, Satu Korban Dalam Perawatan

Dalam kasus tersebut, Diskes Badung langsung bergerak cepat memberikan penanganan dan vaksinasi secara gratis.

“Kami gratis semuanya, aman. Stok vaksin ada dan tidak ada masalah. Seperti kasus wisatawan mancanegara yang digigit di Sangeh, langsung kami tangani dan divaksin,” ungkapnya.

Terkait layanan Rabies Center, Padma menyebutkan fasilitas tersebut telah tersebar di seluruh puskesmas di Gumi Keris.

Ia mengimbau masyarakat agar segera datang ke puskesmas terdekat bila mengalami gigitan hewan.

Baca Juga: Lapas Tabanan Gelar Razia dan Tes Urine Gabungan, Pastikan Lingkungan Bebas Narkoba dan Barang Terlarang

“Begitu ada gigitan, segera datang ke Rabies Center di puskesmas. Semua vaksin tersedia. Masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi Badung Sehat untuk informasi layanan rabies dan kesehatan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Padma berharap kabupaten lain di Bali juga meningkatkan cakupan vaksinasi HPR, mengingat aktivitas wisatawan lintas wilayah cukup tinggi.

“Harapannya kabupaten lain juga gencar memvaksin hewan penular rabies. Karena wisatawan biasanya menginap di satu tempat, tapi beraktivitas di wilayah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Badung, Anak Agung Istri Brahmi Mitari, mengungkapkan hingga September 2025 tercatat 37 kasus gigitan HPR, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 41 kasus.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tragis yang Menewaskan Mahasiswa di Denpasar, PCX Tabrak Mobil Pick Up

“Tahun lalu ada 41 kasus, tahun ini sampai September ada 37 kasus. Mudah-mudahan tidak bertambah lagi. Syukurnya tidak ada korban jiwa,” tutur Brahmi.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#HPR #Vaksin Anti Rabies #rabies #dinkes badung #badung