JEMBRANAEXPRESS.COM - Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri serta penguasaan soft skill di tengah derasnya arus globalisasi yang berkembang sangat cepat.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Orientasi Peserta Latih (OPPETA) Rising Internasional College (IRC) yang digelar di GOR Krisna Jvara, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: HUT ke-91 RSU Negara, Bupati Jembrana Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan yang Humanis
Di hadapan para peserta, Bupati Kembang Hartawan menyampaikan bahwa tantangan di era globalisasi menuntut generasi muda untuk terus belajar dan melakukan peningkatan kualitas diri secara berkelanjutan.
Menurutnya, keterlambatan beradaptasi akan membuat seseorang tertinggal dari perkembangan zaman.
“Kita hidup di era globalisasi yang bergerak sangat cepat, bahkan mungkin lebih cepat dari yang kita bayangkan. Kalau terlambat belajar dan lambat meng-upgrade diri, maka kita akan ketinggalan,” ujarnya.
Bupati Kembang menegaskan bahwa kecerdasan akademik tanpa dibarengi soft skill yang baik tidak akan cukup untuk menghadapi persaingan dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Menyamar Pakai Atribut Mirip TNI, Sindikat Curanmor Lintas Daerah Digagalkan di Pelabuhan Gilimanuk
“Tidak cukup hanya pintar dan cerdas. Adik-adik juga harus memiliki soft skill yang baik, seperti manajemen waktu, kemampuan berbicara di depan publik, integritas, disiplin, hingga manajemen stres. Semua itu sangat penting sebagai bekal memasuki dunia kerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Kembang Hartawan menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk terus mendukung masa depan generasi muda melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai lembaga yang memiliki visi membangun sumber daya manusia (SDM) Jembrana yang unggul dan berdaya saing.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta OPPETA mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh, penuh disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar yang tinggi.
“Pelatihan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan medan tempaan diri untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan membentuk karakter. Dengan bekal itu, adik-adik akan lebih siap menghadapi dunia kerja,” imbuhnya.
Di sisi lain, Bupati Kembang juga mengungkapkan upaya pemerintah daerah dalam meringankan beban calon tenaga kerja, khususnya bagi generasi muda yang bercita-cita bekerja ke luar negeri.
Pemkab Jembrana telah menyiapkan program pinjaman atau kredit bersubsidi tanpa bunga dan tanpa agunan.
“Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Kami hadir dan mendukung generasi muda. Dengan adanya kontrak kerja dan kelengkapan dokumen, adik-adik tidak perlu lagi terbebani biaya keberangkatan,” jelasnya.
Program tersebut merupakan bentuk keberpihakan nyata Pemkab Jembrana agar tidak ada mimpi generasi muda yang kandas hanya karena keterbatasan modal.
“Melangkahlah dengan berani, persiapkan diri sebaik mungkin, dan biarkan pemerintah daerah menjadi mitra yang menguatkan langkah adik-adik menuju masa depan yang lebih gemilang,” pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa