BULELENG, JEMBRANA EXPRESS-Buleleng menjadi sasaran kunjungan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.
Pertimbangannya, Buleleng merupakan wilayah terbesar di Bali dengan jumlah penduduk terbanyak.
Karena itu, tim pemenangan Gibran akan secara masif melakukan pendekatan kepada masyarakat Buleleng.
Pemerataan ekonomi antara Bali Selatan dan Bali Utara pun menjadi isu yang dijanjikan akan terealisasi.
Meski pembangunan itu mendapat penolakan dari petinggi PDI-P, tim tetap meyakini proyek tersebut akan tetap berjalan demi kesejahteraan masyarakat.
Ketua Tim Pakar Kemenangan TKD (Tim Kemenangan Daerah) Buleleng, Firmasyah mengatakan, tim meyakini dapat menaklukkan Buleleng. Walau berat, kemenangan penuh diyakini dapat digenggam.
“Kami tahu kalau di Buleleng ini kandang banteng (PDI-P). Tapi kami yakin bisa mengendalikannya seperti Matador yang mampu menguasai banteng sungguhan. Bukan dilawan yang bagimana-bagaimana, tapi dikendalikan,” tegas Firmansyah dalam jumpa pers, Mas Gibran Menyapa Warga, Senin (8/1).
Firmansyah yang juga Penasehat Tim 8 Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo (RJBBP) Bali pun menyatakan kesiapannya untuk memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dalam Pemilu 2024 di Buleleng, Bali.
Salah satu strategi utama tim adalah menawarkan janji nyata terkait pembangunan Bandar Udara Internasional Bali Utara.
Ia menegaskan komitmen ini bukan sekadar wacana politik, melainkan langkah konkrit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Buleleng.
“Bandara ini akan menjadi pendorong utama untuk menyeimbangkan perekonomian antara Bali Utara dan Bali Selatan,” ujar Firmansyah.
Tim 8 Provinsi Bali juga merencanakan kunjungan calon wakil presiden nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka, ke Buleleng pada tanggal 9 Januari 2024.
Menurut Firmansyah, kunjungan ini merupakan inisiatif murni dari Gibran sendiri.
Gibran hadir untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, terutama terkait wacana pembangunan Bandar Udara Internasional Bali Utara.
“Tema besok adalah sadu arep, artinya adalah masyarakat bisa mengadu apapun kepada Mas Gibran tanpa harus takut ada jarak yang memisahkan,” tambahnya.
Antonius Sanjaya Kiabeni, Pendiri Rumah Gibran di Buleleng, mengungkapkan harapannya bahwa kedatangan Gibran dapat memberikan jawaban atas segala keresahan yang dirasakan oleh masyarakat Buleleng.
“Tenang saja masyarakat Buleleng, Mas Gibran sudah ada di Buleleng,” katanya.
Dengan strategi yang matang dan janji pembangunan yang konkrit, Tim 8 RJBBP optimistis dapat meraih dukungan masyarakat Buleleng dan memenangkan pasangan calon nomor urut dua pada Pemilu 2024 mendatang. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express