JEMBRANAEXPRESS.COM– Putu Diah Pradnya Maharani dilantik sebagai anggota DPRD Bali untuk periode 2024-2029 dalam rapat paripurna pada Senin (2/9/2024).
Di usianya yang baru 22 tahun, Diah menjadi anggota DPRD Bali termuda diantara para legislator lainnya.
Putri dari mantan Bupati Gianyar Bali, Made Agus Mahayastra, ini berhasil meraih 132 ribu suara di daerah pemilihan (dapil) Gianyar pada pemilu lalu, sebuah capaian yang luar biasa bagi politisi muda ini.
Usai pelantikan, Diah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Gianyar atas dukungan yang diberikan.
Meski masih baru di dunia politik, ia menyadari pentingnya untuk terus belajar dari para senior di DPRD dan ingin berperan sebagai representasi generasi muda di Gianyar.
"Saya ucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari masyarakat Gianyar. Karena saya masih baru, saya harus banyak belajar dari senior-senior dan banyak tokoh luar biasa yang sudah saya temui. Tentu saya ingin sekali bisa merepresentasikan teman-teman pemuda, khususnya di Gianyar," ujarnya.
Diah menegaskan komitmennya untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, terutama di bidang sosial.
Namun, terkait komisi yang akan ia tuju, Diah mengaku belum memutuskan dan masih ingin mendalami lebih lanjut.
"Saya ingin menyuarakan suara masyarakat untuk memajukan Bali ke depannya, terutama di bidang sosial. Seperti yang terlihat di media sosial saya, saya banyak bertemu dengan masyarakat, khususnya yang disabilitas, serta teman-teman barista dan anak-anak di LPK-LPK," tambahnya.
Selain aktif di politik, Diah juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gianyar dan Baristag, sebuah organisasi barista di Gianyar.
Ia juga merupakan barista bersertifikasi dan menjabat sebagai Wakil Ketua Baristag.
Diah mengakui bahwa pengaruh orang tuanya, terutama ayahnya, sangat besar dalam perjalanan karier politiknya.
Namun, ia menegaskan bahwa keluarganya selalu mendukung pilihannya tanpa paksaan.
"Saya sangat bersyukur karena orang tua saya tidak pernah memaksakan apa pun dan selalu mendukung saya, baik di sekolah maupun saat saya terjun ke politik. Saya akui ada privilege karena orang tua saya di politik, tapi saya ingin menggunakan itu dengan baik," jelasnya.
Pada pelantikan tersebut, Diah didampingi oleh keluarga dan teman-teman organisasi yang terus memberikan dukungan penuh.
"Saya sangat berterima kasih atas semua dukungan yang diberikan," tutupnya.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express