JembranaExpress.Com - Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2026, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jembrana mengintensifkan pengawasan dan pendataan penduduk non permanen di wilayah Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (2/3).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 21.00 Wita hingga 23.30 Wita tersebut melibatkan 25 personel Satpol PP Kabupaten Jembrana dan 10 personel dari Polres Jembrana.
Langkah ini dilakukan guna menjaga ketertiban serta memastikan administrasi kependudukan tetap tertib menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.
Baca Juga: Kerugian Kebakaran Rumah di Desa Berangbang Jembrana Capai Rp115 Juta, Diduga Akibat Dupa Sembahyang
Kasatpol PP Kabupaten Jembrana I Ketut Eko Susila, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus menindaklanjuti Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Administrasi Kependudukan serta Perbup Nomor 26 Tahun 2023 tentang Pendaftaran Penduduk Non Permanen.
“Menjelang Lebaran biasanya mobilitas masyarakat meningkat. Karena itu kami lakukan pengawasan dan pembinaan agar administrasi kependudukan tertib serta situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar empat rumah kos dan empat kedai di wilayah Kecamatan Negara.
Dari hasil pendataan, tercatat sebanyak 73 orang diperiksa, terdiri dari 51 orang ber-KTP luar Jembrana dan 22 orang ber-KTP Jembrana.
Sebagai tindak lanjut, penduduk non permanen yang berasal dari luar Jembrana diimbau segera melaporkan diri kepada Kepala Lingkungan setempat.
“KTP luar Jembrana langsung diserahkan kepada kepala lingkungan di Desa Pengambengan untuk proses pendataan lebih lanjut,” jelas Eko Susila.
Sementara itu, penghuni rumah kos ber-KTP Jembrana juga disarankan tetap wajib lapor kepada kepala lingkungan agar tercatat sebagai warga yang menetap di wilayah tersebut.
Baca Juga: Satpam Bobol Toko Emas di Loloan Timur, Kerugian Tembus Rp 2,4 Miliar
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
“Kegiatan ini sekaligus memastikan seluruh penduduk yang tinggal sementara di wilayah Jembrana tercatat secara administratif” pungkasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa