Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Kebakaran di Bali: Warung dan Tempat Tinggal di Padangkerta Karangasem Hangus, Diduga Ada Dua Pemicu

I Wayan Ananda Mustika Putra • Minggu, 21 Januari 2024 | 23:52 WIB
Kondisi warung milik Dewa Made Mujiana yang juga digunakan sebagai tempat tinggalnya terletak Lingkungan Kertasari, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali terbakar
Kondisi warung milik Dewa Made Mujiana yang juga digunakan sebagai tempat tinggalnya terletak Lingkungan Kertasari, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali terbakar

JEMBRANA EXPRESS – Kejadian malang menimpa Dewa Made Mujiana di Lingkungan Kertasari, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali.

Warung yang juga difungsikan sebagai tempat tinggalnya dilaporkan terbakar pada Minggu (21/1), diduga akibat kebocoran tabung gas dan dupa.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Karangasem, Iptu Ida Bagus Putra Manuaba, kejadian ini terjadi ketika korban, Dewa Made Mujiana, pergi bekerja pada pukul 08.30 WITA.

Saat itu, rumah dalam keadaan kosong karena istri dan anak-anaknya telah pulang kampung ke Desa Pesaban.

Sebelum berangkat, istri korban melakukan persembahyangan di rumah dan meletakkan sesajen berupa canang dan dupa di dalam pelangkiran warung.

Setelah kepergian istri korban, rumah dikunci rapat, dan korban pun berangkat bekerja.

Pukul 09.30 WITA, korban menerima telepon dari tetangga yang memberitahu bahwa rumahnya sedang terbakar.

Korban segera kembali ke rumah dan menemukan pemadam kebakaran dari Dinas Kabupaten Karangasem sedang berupaya memadamkan api, dibantu oleh warga sekitar.

Menurut Iptu Ida Bagus Putra Manuaba, penyebab kebakaran tersebut diduga berasal dari kebocoran salah satu tabung gas elpiji 3kg yang dijual di dalam warung.

Saat istri korban meletakkan dupa di pelangkiran warung, tidak disadari bahwa tabung gas tersebut bocor, yang kemudian menjadi penyebab terjadinya kebakaran.

Pada saat kejadian, baik warung maupun rumah dalam keadaan kosong.

"Barang-barang yang hangus terbakar melibatkan barang dagangan seperti sembako, rokok, kulkas, prezer, tabung gas elpiji 3kg, kasur, pakaian, serta perabotan rumah tangga lainnya," ungkapnya.

Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Insiden tersebut sedang diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwajib. (*)

 (WAHYU DHANI ALFIANSYAH/RDR.BJN)
(WAHYU DHANI ALFIANSYAH/RDR.BJN)
KREATIF: Marysa Ulfa memproduksi kue brownies di Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Sabtu (6/1). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
KREATIF: Marysa Ulfa memproduksi kue brownies di Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Sabtu (6/1). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
Editor : I Putu Suyatra
#kebakaran #karangasem #bali