JEMBRANA EXPRESS - Infrastruktur jalan di Kota Denpasar menjadi perhatian utama setelah hasil survei lapangan memperlihatkan kondisi yang memerlukan perbaikan dari pemerintah setempat.
Meskipun telah dilakukan upaya perbaikan, puluhan kilometer jalan masih dalam kondisi rusak parah.
Berdasarkan hasil survei lapangan pada tahun 2023, total panjang jalan di Kota Denpasar mencapai 486,084 Km.
Dalam paparannya kepada Radar Bali, Sabtu (27/1/2024), Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, A.A Ngurah Bagus Airawata, mengungkapkan beberapa fakta terkait kondisi jalan di kota tersebut.
Dari total panjang jalan, sekitar 73,45% (357.045 Km) berada dalam kondisi baik, sedangkan 14.27% (69.376 Km) dalam kondisi sedang.
Namun, yang menjadi sorotan adalah sekitar 7,98% (38.796 Km) jalan di Kota Denpasar yang dikategorikan rusak parah.
Menurut A.A Ngurah Bagus Airawata, kerusakan jalan terparah terletak pada Jalan LC (Lean Concrete) yang belum diaspal.
Beberapa ruas jalan, seperti Jalan Surapati, Hasunudin, Thamrin, Setiabudi, dan Cokrominoto Denpasar, mengalami keropos dan melendut akibat utilitas seperti PDAM, PLN, DSDP, dan FO. Selain itu, kondisi drainase yang bermasalah juga ikut memperburuk kondisi jalan.
Beberapa faktor penyebab kerusakan jalan termasuk beban kendaraan, cuaca, pertumbuhan tanaman perindang yang mencapai permukaan tanah, serta permasalahan drainase.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah setempat melakukan perawatan rutin pada jalan yang rusak ringan dan mengambil langkah besar seperti rekonstruksi dan rehabilitasi berkala.
Hingga saat ini, pembiayaan untuk menanggulangi jalan rusak di Denpasar bersumber dari anggaran yang diajukan oleh Dinas PUPR Kota Denpasar ke Pusat dan KPBU.
Meskipun demikian, Kepala Dinas menyadari bahwa pembenahan menggunakan pola betonisasi memerlukan biaya tinggi dan perawatan sulit.
"Kami merancang program penanggulangan jalan rusak sesuai dengan kondisi, konektivitas, dan sistem jaringan jalan yang sudah terintegrasi. Kerusakan jalan saat ini disebabkan oleh keterbatasan dana, masa pandemi, dan cuaca, terutama pada ruas jalan yang memiliki drainase rusak," terangnya.
Pemerintah setempat berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan infrastruktur jalan guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Kota Denpasar. (*)
Editor : I Putu Suyatra