Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bernama Rasbora baliensis, Ternyata Ikan Spesies Ini Menyebar ke Jawa-NTT, Pemancing Bali Pasti Tahu!

Y. Raharyo • Selasa, 13 Februari 2024 | 21:51 WIB
MANCING WADER: Pemancing di Bali miliki ramuan jitu untuk mancing ikan wader di sungai, cukup dengan serutan kelapa muda.
MANCING WADER: Pemancing di Bali miliki ramuan jitu untuk mancing ikan wader di sungai, cukup dengan serutan kelapa muda.

TABANAN, JEMBRANAEXPRESS - Nama biologi ikan ini Rasbora baliensis. Dari namanya, ikan ini adalah genus Rasbora dengan spesies baliensis.

Genus Rasbora adalah nama yang disematkan pada ikan wader. Sedangkan baliensis adalah Bali. Maka, Rasbora baliensis berarti wader Bali.

Meski memiliki nama wader Bali, ternyata wader Bali memiliki sebaran yang lebih luas daripada yang dibayangkan sebelumnya.

Dilansir dari laman UNAIR, ikan air tawar dari keluarga Cyprinid ini tidak hanya mendiami Pulau Dewata, tetapi juga menjelajah ke berbagai wilayah di Indonesia.

Wader pari, lunjar, atau seluang adalah nama-nama umum yang mengacu pada keluarga ikan Cyprinid yang tersebar luas di Asia.

Di Indonesia, terdapat berbagai spesies wader, salah satunya adalah wader Bali yang pertama kali dideskripsikan oleh peneliti Hubbs dan Brittan pada tahun 1954.

Awalnya, wader Bali dianggap sebagai spesies endemik Pulau Bali. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ikan ini juga ditemukan di beberapa lokasi di luar Bali, seperti ujung timur Jawa Timur yakni Banyuwangi dan Lumajang, dan di Pulau Lombok, Sumbawa, dan Sumba.

Secara alami, ikan Cyprinid di Indonesia hanya tersebar di paparan Sunda (Sumatra, Kalimantan, dan Jawa).

"Jika ditemukan di luar wilayah tersebut, kemungkinan besar akibat introduksi manusia," tulis Dr. Veryl Hasan, Departemen Akuakultur FPK – UNAIR, dikutip Selasa (13/2/2024).

Penemuan Baru

Pada tahun 2021 lebih mengejutkan lagi. Peneliti dari Universitas Airlangga, Universitas Estadual do Maranhão (Brazil), dan beberapa universitas di Indonesia menemukan titik baru penyebaran wader Bali.

Ternyata, ikan wader Bali tidak hanya di Bali dan beberapa yang disebutkan sebelumnya. Melainkan sampai ke bagian Barat, yakni di hulu Sungai Brantas dan hulu Bengawan Solo.

Sekadar diketahui, hulu Sungai Brantas adalah ada di Gunung Arjuno, Kota Batu, Jawa Timur. Sungai Brantas kemudian mengalir melewati Kota Malang, Kabupaten Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang, Nganjuk, Mojokerto, Gresok, Sidoarjo, Pasuruan, dan berakhir di Kota Surabaya.

Sedangkan hulu bengawan Solo ada di sekitar Wonogiri, Jawa Tengah. Sungai ini sangat panjang. Melintasi berbagai kabupaten, dan berujung di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.  

Tak berhenti di sana, wader Bali juga ditemukan di bagian timur. Yakni di Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur.

Ikan wader Bali atau Rasbora baliensis
Ikan wader Bali atau Rasbora baliensis

Ini menandakan, Rasbora baliensis, si mungil yang menawan, itu telah menjelajah ke berbagai wilayah di Indonesia.

Di Bali, wader biasa disebut nyalian. Spesies wader Bali juga punya nama sendiri di Bali. Yakni nyalian buluh.

Pemancing di Bali sangat mengenal nyalian buluh atau wader Bali ini. Biasanya wader Bali berada di perairan yang airnya agak deras dan bebatuan, bukan di perairan yang tenang. ***

Editor : Y. Raharyo
#Rasbora baliensis #nyalian buluh #Ikan Wader #mancing #wader bali