SINGARAJA, JEMBRANA EXPRESS-Tragis, bocah kelas II di SMPN 3 Banjar, Ketut Aldiyasa,15, ditemukan meninggal dunia tenggelam di sungai Banjar Dinas Konci, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Peristiwa tenggelamnya Aldiyasa pada Kamis (15/2) siang sekitar pukul 14.30 WITA tersebut menghebohkan warga sekitarnya.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Dudi Librana, menyebut korban tenggelam di sungai Pangkung Cangkang Soang yang biasa digunakan warga setempat untuk mandi.
Tim pencarian yang terdiri dari 7 orang berhasil menemukan jenazah Aldiyasa setelah 30 menit pencarian.
"Ditemukan di kedalaman kurang lebih 3 meter di lokasi kejadian. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka," kata Dudi Librana pada Kamis (15/2) sore.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa Pangkung Cangkang Soang memiliki medan yang curam, hanya dapat diakses dengan jalan kaki sejauh 600 meter, dan tidak memiliki jaringan internet (blank spot).
Perbekel Desa Tigawasa, Made Sudarmayasa, menjelaskan bahwa Aldiyasa pergi ke sungai setelah pulang sekolah bersama tiga temannya, salah satunya adalah keponakannya yang sebaya dengannya.
Ketika keponakannya hampir tenggelam, Aldiyasa tanpa ragu langsung terjun ke sungai untuk menyelamatkannya.
Namun tragis, Aldiyasa lah yang akhirnya tenggelam dan tidak dapat diselamatkan.
"Kemungkinan Ketut Aldi ini tidak bisa berenang. Tapi karena keponakannya itu hampir tenggelam, dia langsung menyelamatkan. Tapi justru dia yang tenggelam," ungkap Made Sudarmayasa.
Setelah menolong keponakannya, Aldiyasa tidak muncul ke permukaan, sehingga teman-temannya panik dan meminta pertolongan.
Jenazah Aldiyasa kemudian ditemukan dalam waktu singkat, tetapi sayangnya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tiga teman Aldiyasa, meskipun dalam keadaan syok, selamat dari kejadian tersebut.
Jenazah Ketut Aldiyasa rencananya akan dimakamkan pada Jumat (16/2) siang di Setra Desa Tigawasa.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express