Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Tiga Kebakaran Terjadi saat Hari Raya Galungan di Karangasem Bali

I Putu Suyatra • Jumat, 1 Maret 2024 | 02:08 WIB

TERBAKAR: Kebakaran yang terjadi di Kabupaten Karangasem saat hari raya Galungan, pada Rabu (28/2).
TERBAKAR: Kebakaran yang terjadi di Kabupaten Karangasem saat hari raya Galungan, pada Rabu (28/2).

JEMBRANA EXPRESS - Menyambut hari raya Galungan yang penuh suka cita, Kabupaten Karangasem, Bali, malah diselimuti oleh tragedi.

Pada Rabu (28/2), tiga kebakaran menghantam wilayah ini, meninggalkan duka bagi sejumlah warga.

Api melalap bangunan-bangunan ini diduga berasal dari percikan dupa, menambah kesedihan di tengah momen sakral tersebut.

Baca Juga: Libur Hari Raya Galungan di Tabanan Bali: Peningkatan Kiriman Sampah ke TPA Mandung

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, I Made Agus Budiyasa, kebakaran terjadi di tiga titik berbeda. Kejadian pertama tercatat di Desa Bhuana Giri, Bebandem, diikuti oleh kebakaran di Desa Kertamandala, Abang, dan Desa Bugbug, Karangasem.

Kejadian paling merugikan terjadi di Desa Bhuana Giri, dimana sebuah rumah lengkap dengan isinya hangus terbakar.

Mulai dari sepeda motor hingga uang tunai, semuanya menjadi arang dalam sekejap.

"Kami menduga kebakaran dipicu oleh dupa yang masih menyala setelah ibadah selesai. Pemilik rumah meninggalkan rumah begitu saja setelah beribadah," ungkapnya.

Sementara itu, di Desa Kertamandala, Abang, kebakaran juga disinyalir berasal dari percikan dupa.

Baca Juga: Awal Menjabat Pakai L300, Kini Anggota DPRD Bali I Kadek Setiawan Tunggangi Fortuner, Hartanya Berlimpah

Namun, karena tidak ada laporan resmi ke Damkartan Karangasem, petugas tidak dapat turun langsung ke lokasi kejadian.

Di Desa Bugbug, kebakaran menghanguskan sebuah dapur, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 70 juta.

"Kebakaran dapur ini diduga terjadi karena kelalaian pemilik yang lupa mematikan kompor setelah memasak air," tambahnya.

Kejadian-kejadian ini menjadi catatan kelam di tengah suasan raya, mengingatkan akan pentingnya kehati-hatian dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. ***

Editor : I Putu Suyatra
#kebakaran #karangasem #bali