JEMBRANA EXPRESS – Suasana malam di Desa Bunutan, Abang, Karangasem, Bali, tiba-tiba menjadi hiruk pikuk saat dua pelinggih milik I Nengah Ardana, warga setempat, diliputi api pada Selasa (5/3).
Kejadian mengejutkan ini disebabkan oleh kelalaian saat bersembahyang, di mana dupa yang digunakan sang istri diduga menjadi sumber api mematikan.
Peristiwa ini tidak hanya mengejutkan warga setempat, tetapi juga menimbulkan kerugian yang cukup besar, diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Berkat tanggapnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini.
Menurut I Made Suparwata, Perbekel Desa Bunutan, kebakaran tersebut pertama kali terdeteksi oleh istri pemilik rumah.
Api telah menyala di dua pelinggih penting sebelum ia mengamati keadaan tersebut.
Beruntung, bantuan datang cepat dari tetangga sekitar, yang dengan alat seadanya berhasil memadamkan api sebelum meluas.
Meskipun insiden ini telah teratasi oleh warga, kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem tidak dilaporkan.
Namun, Suparwata memastikan bahwa kejadian ini telah dilaporkan kepada pihak berwenang setelah penanganan awal.
Sementara itu, Kepala Damkartan Karangasem, I Made Agus Budiyasa, mengingatkan masyarakat akan pentingnya kehati-hatian dalam mencegah kebakaran.
Baca Juga: PSIS Semarang Goyah! Didenda Rp25 Juta Jelang Lawan Bali United di Kandang
Dia mendorong agar semua sumber api potensial dimatikan sebelum meninggalkan rumah.
"Berhati-hatilah dan waspada. Pastikan sumber api telah dipadamkan," imbau Budiyasa. ***
Editor : I Putu Suyatra