SINGAJARA, JEMBRANA EXPRESS-Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Buleleng, Bali mengakibatkan bencana alam dibeberapa titik pada Sabtu (9/3).
Gorong-gorong di saluran kota Singaraja tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi mengakibatkan banjir di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Kondisi curah hujan yang tinggi juga merusak beberapa rumah warga termasuk kebun agrowisata milik warga setempat.
Selain banjir, longsor juga terjadi di kawasan puncak, khususnya di beberapa ruas jalan baru Singaraja-Mengwitani.
Material longsor menutupi jalan, hingga memaksa pengendara untuk mengubah arah atau menunggu situasi aman.
Kejadian serupa tercatat di Desa Gitgit, di KM 11, di mana seorang pengendara sepeda motor tertimbun material longsor pada pukul 21.35 Wita.
Tim PMI Buleleng melakukan evakuasi, dan korban, Kadek Angkasa, 19, dari Desa Menyali, Kecamatan Sawan, berhasil dievakuasi sekitar pukul 23.10 Wita untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Buleleng.
Baca Juga: Dekat dari Bali, Kabupaten di Jawa Timur Ini Terbanyak Perkawinan Usia Anak, Faktornya Hamil Duluan
“ Dan jenazahnya sudah diambil oleh pihak keluarga dibawa ke rumah duka,” ujar Tim PMI Buleleng, Daud Puji Raharjo, Minggu (10/3) pagi.
Di sejumlah ruas jalan Kota Singaraja, banjir juga terjadi.
Jalan menuju Pantai Penimbangan dan ruas jalan Jalak Putih Singaraja tergenang air setinggi betis orang dewasa.
Kawasan wisata Pantai Lovina juga mengalami banjir, mengakibatkan genangan air di sekitar patung lumba-lumba dan area parkir. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express