Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Naik Gunung Sanghyang Bali, Empat Orang Dilaporkan Hilang Saat Turun

IGA Kusuma Yoni • Selasa, 26 Maret 2024 | 20:23 WIB
PENCARIAN: Tim SAR Bali bergerak melakukan pencarian empat orang hilang di Gunung Sanghyang.
PENCARIAN: Tim SAR Bali bergerak melakukan pencarian empat orang hilang di Gunung Sanghyang.

TABANAN, JEMBRANA EXPRESS-Empat orang yang dilaporkan tersesat saat turun dari Gunung Sanghyang Bali,pada Selasa (26/3) masih dalam proses pencarian hingga siang hari.

 

Keempat orang tersebut AA Sukarata ,55, Made Sustrawan,50, Wayan Sudana,52, dan Ketut Dapur,50.

 

Diketahui, keempat orang tersebut melakukan pendakian Gunung Sanghyang dari pos Pancasari pada hari Minggu (24/3) dan sempat menghubungi keluarga pada hari Senin pukul 13.00 Wita, menyatakan bahwa mereka sudah mencapai puncak Gunung Sanghyang.

 

"Kami menerima laporan bahwa pihak keluarga tidak lagi menerima kabar dari keempat korban setelah kontak terakhir pada Senin siang," ungkap Kepala Kantor Basarnas Bali, Nyoman Sidakarya.

Berdasar laporan tersebut, Kantor Basarnas Bali mengirimkan 10 personel dari Pos SAR Buleleng.

 

Setibanya di Pos Pelayanan Pemandu Wisata Alam Danau Buyan Tamblingan pada pukul 06.45 Wita Tim SAR langsung berkoordinasi dengan pihak terkait serta unsur SAR lainnya dan keluarga korban untuk merencanakan sistem pencarian.

Pencarian diawali dari lokasi parkir kendaraan korban untuk memulai pendakian di sekitar titik tersebut.

 

Sementara itu, Kalak BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

 

Namun, karena pos keberangkatannya berada di Pancasari, Kabupaten Buleleng, pihaknya tidak mengirimkan petugas untuk proses pencarian.

 

"Oleh karena itu, tanggung jawab pencarian ditangani oleh BPBD dari lokasi tempat mereka naik. Kami dari Tabanan tidak mengirimkan petugas karena petugas dari Basarnas Bali dan Buleleng sudah di lokasi," jelasnya.

Srinadha Giri juga menyatakan bahwa seluruh jalur pendakian di Kabupaten Tabanan, termasuk di Gunung Sanghyang, masih ditutup untuk umum.

 

Oleh karena itu, para pendaki tersebut dikategorikan sebagai pendaki ilegal.(*)

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#Empat Orang #gunung sanghyang #hilang #bali