Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

WOW! Ditawar Setengah Miliar, Bonsai Asam Jawa Milik Warga Buleleng Ini Belum Dilepas, Ternyata...

Dian Suryantini • Kamis, 28 Maret 2024 | 23:27 WIB
Bonsai asam Jawa milik warga Buleleng ini seharga Rp500 juta atau setengah milar.
Bonsai asam Jawa milik warga Buleleng ini seharga Rp500 juta atau setengah milar.

JEMBRANAEXPRESS - Pameran Nasional Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (Pamnas PPBI) 2024 di Singaraja, Bali, diramaikan dengan ratusan bonsai indah nan cantik. Total ada 717 bonsai dari berbagai kota di Indonesia dipamerkan.

Salah satu bonsai yang menjadi perhatian adalah berupa bonsai asam Jawa yang sudah ditawar Rp500 juta.

Hal itu diungkap Ketua Panitia Pamnas 2024, Ketut Windu Saputra. Dia menjelaskan, pameran ini menandai transisi dari acara lokal menjadi acara skala nasional.

Dia mengatakan, peserta terjauh datang dari Lampung, dan banyak juga yang datang dari Pulau Jawa.

Pameran ini berlangsung dari tanggal 16 Maret, dan sudah ditutup pada 24 Maret 2024.

Pameran ini menampilkan berbagai jenis bonsai, seperti Sancang, Serut, Anting Putri, Sianci, Asam, Waru, Ficus, Santigi, dan banyak lagi.

Bonsai-bonsai ini terpajang indah di atas pasir Malang, di dalam pot tembikar, dan di atas batu yang bolong.

Dikategorikan dalam tujuh kategori berbeda, yaitu Mame, Small, Prospek, Prospek Plus, Pratama, Madya, dan Utama, bonsai-bonsai ini menunjukkan kreativitas dan keahlian para seniman bonsai dalam membentuk pohon-pohon kecil menjadi karya seni yang memukau.

Yang paling mendapat sorotan adalah bonsai asam Jawa yang telah mendapat  penawaran fantastis, yakni senilai Rp 500 juta atau setengah miliar.

Pemilik bonsai asam Jawa yang ditawar Rp500 miliar itu adalah seorang penghobi dari Buleleng.

Konon, pemiliknya enggan melepasnya meskipun ditawar dengan harga yang sangat tinggi.

Windu mengungkapkan bahwa bonsai itu sudah dirawat selama 43 tahun ini. Sehingga memiliki nilai sejarah yang cukup panjang bagi pemiliknya.

“Belum dilepas. Sudah 43 tahun dirawat, sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga dan bahkan sebagai bagian dari diri pemiliknya sendiri,” ungkap Windu. ***

Editor : Y. Raharyo
#bonsai asam jawa #buleleng #bali #pameran bonsai