Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

NGERI! Dua Korban Pengeroyokan di Denpasar Luka Serius, Pelaku Masih Dalam Pengejaran

I Gede Paramasutha • Senin, 6 Mei 2024 | 22:43 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS-Valentinus Andhika Yudi Pratama, 30 tahun, dan Wahyuaji, 27 tahun, jadi korban pengeroyokan saat pulang kerja pada hari Minggu (5/5).

 

Lokasi pengeroyokan yang dialami kedua korban di Jalan Teuku Umar Barat, di depan depo Bangunan, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

 

Akibat pengeroyokan itu, Valentinus mengalami luka tusukan di bagian perut, yang mengakibatkan cedera serius.

 

Menurut Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, membenarkan adanya pengeroyokan tersebut.

Peristiwa ini berawal ketika Wahyuaji boncengan dengan Valentinus sekitar pukul 04.00 WITA.

 

Mereka berdua dalam perjalanan pulang dari tempat kerja di Pererenan, Badung, menuju kos mereka di Jalan Gunung Soputan Permai, Denpasar Barat.

 

Saat mereka melewati pertigaan Tangkuban Perahu-Teuku Umar Barat, mereka hampir bersenggolan dengan sekelompok orang yang berboncengan tiga di atas sepeda motor Honda Vario Tekno 125 warna putih dari arah barat.

Baca Juga: Pengakuan Lengkap Pelaku Pembunuhan Wanita Jember di Pemogan, Denpasar Bali, Kesal Korban Meminta Bayaran Lebih

"Kedua korban hampir terjatuh karena hampir bersenggolan dengan kelompok tersebut," jelas Jansen.

 

Setelah hampir bersenggolan, para pelaku terus membunyikan klakson motornya dan korban membalasnya.

 

Wahyuaji turun dari sepeda motornya, sementara Valentinus tetap di atas motor. Pelaku langsung menyerang Wahyuaji, dan ketika sekitar 10 orang mencoba melerai, salah satu dari para pelaku menantang Wahyuaji untuk berduel.

Salah satu pelaku, yang mengenakan baju kaos putih, menusuk Valentinus di perutnya. Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri.

 

"Valentinus mengalami luka tusukan di perut di atas pusar dan bengkak di kepala bagian depan, sedangkan Wahyuaji mengalami luka pada pipi kiri akibat pukulan dan luka gores di lengan kanan," tambahnya.

 

Kedua korban kemudian pergi ke arah Jalan Gunung Lumut, namun tas Wahyuaji tertinggal di tempat kejadian. Mereka kembali untuk mengambilnya sebelum pergi ke Rumah Sakit Balimed. Valentinus yang mengalami luka parah akhirnya dirujuk ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.

Kejadian ini dilaporkan kepada pihak berwajib, dan Polsek Denpasar Barat Polresta Denpasar telah memeriksa saksi-saksi di tempat kejadian. Barang bukti berupa sarung pisau dan baju korban yang terdapat bercak darah juga diamankan. Saat ini, kepolisian sedang menyelidiki keberadaan para pelaku.(*)

 

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#pengeroyokan #tusukan #denpasar