Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Keributan Pecah di Lapangan Futsal Jimbaran, Terjadi Baku Pukul Beberapa Terluka

I Gede Paramasutha • Senin, 6 Mei 2024 | 23:35 WIB
Salah seorang korban keributan di lapangan futsal dirawat di rumh sakit di Jimbaran Bali.
Salah seorang korban keributan di lapangan futsal dirawat di rumh sakit di Jimbaran Bali.

BADUNG, JEMBRANA EXPRESS-Keributan berujung aksi saling baku pukul terjadi di Freedom Futsal Arena, Jalan Batu Ngongkong, Jimbaran, Badung pada Minggu (5/5) sore.

 

Akibat keributan yang berujung saling baku pukul itu mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka.

 

Kejadian ini bermula dari masalah di antara para pemain, yang kemudian membesar dan berujung pada keributan yang melibatkan banyak orang.

 

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, insiden terjadi saat sedang berlangsungnya turnamen Fun Futsal Rantuan Cup 2024 Season Ke V di tempat tersebut.

 

Tim yang sedang bertanding pada saat itu adalah Maliti Indah melawan Satu Darah FC.

Ketua Panitia turnamen, Jiofedi Luis Bria, 32 tahun, menjelaskan kepada polisi bahwa terjadi perkelahian di lapangan antara pemain, yang kemudian diselesaikan oleh wasit.

 

“Namun, tiba-tiba, seorang bapak-bapak mendatangi Tim Maliti Indah dan menanyakan siapa yang memukul anaknya,”katanya.

Baca Juga: NGERI! Dua Korban Pengeroyokan di Denpasar Luka Serius, Pelaku Masih Dalam Pengejaran

Jiofedi menyarankan agar masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, bapak tersebut, yang kemudian diketahui bernama Gerson Dappa Sapa, 43 tahun, meminta agar para pelaku pemukulan ke kantor polisi.

 

Tim Maliti Indah menolak, sedangkan Gerson bersikeras. “Sementara dalam perundingan, datang seorang lagi yang kemudian terlibat dalam keributan di luar lapangan,” sebutnya.

 

Polisi juga mendapat keterangan dari anak Gerson, Marvin Ginail Tata, 20 tahun. Menurut Marvin, kejadian bermula ketika pemain Maliti Indah menyikut kiper Satu Darah FC, yang kemudian berujung pada cekcok.

Marvin berusaha melerai tetapi malah dipukul dan dikeroyok oleh pemain Maliti Indah. Sebagai tanggapan, Gerson, ayah Marvin, datang untuk menanyakan kronologi dan menyelesaikan masalah dengan Tim Maliti Indah setelah menerima telepon video yang memperlihatkan anaknya terluka.

 

Namun, dalam perundingan, Gerson mengaku diserang dan berusaha membela diri, sehingga mengalami luka pada tangan dan punggung kaki.

Selain itu, seorang teman Marvin bernama Stefanus Ole Mama, 36 tahun, juga mengalami luka-luka. Polisi telah mengamankan barang bukti dan melakukan penyelidikan.

 

Karena turnamen tersebut diselenggarakan tanpa izin keramaian, Polsek Kuta Selatan memanggil pihak panitia sebagai saksi.(*)

 

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#Baku pukul #keributan #jimbaran #bali #lapangan futsal