JEMBRANAEXPRESS - Mantan wonderkid Persebaya, Andik Vermansah diamuk netizen setelah menunjukkan sikap tidak terpuji dalam laga Persiraja vs Malut United di leg 1 perebutan peringkat ketiga Liga 2.
Kapten Persiraja ini terlihat emosional, mendorong hingga mencengkeram baju wasit Cahya Sugandi yang memimpin laga tersebut.
Dalam laga yang berkesudahan dengan skor 0-0 itu, Andik Vermansah terlihat beberapa kali tidak bisa menahan emosinya sepanjang pertandingan.
Pada menit ke-82, dia mendorong wasit Cahya Sugandi yang menganggap pemain Persiraja melakukan pelanggaran.
Pada tayangan di televisi memang terlihat pemain Persiraja mendorong dengan keras hingga pemain Malut United, Hari Nur terjungkal.
Emosi Andik kembali meledak pada menit 90+2 ketika wasit tidak memberikan penalti setelah pemain Persiraja dijatuhkan di kotak penalti.
Dia mengejar dan mengepung wasit bersama pemain Persiraja lainnya. Bahkan salah satu pemain memukul pipi Cahya Sugandi.
Selanjutnya, Andik Vermansah tetap memprotes, dan mendorong wasit, serta mencengkeram kerah baju wasit.
Sikap Andik Vermansah menuai kecaman keras dari netizen. Mereka menggeruduk akun instagram @andikvermansah dan menilai tindakan Andik tidak pantas dan memalukan sebagai pemain senior dan kapten tim.
Apalagi, pemain berusia 32 tahun itu pernah menjadi pemain Timnas Indonesia. Juga pernah menjadi pemain abroad di Malaysia.
Berikut beberapa komentar netizen menyoroti aksi tak terpuji Andik Vermansah dalam laga Persiraja Vs Malut United tersebut:
"Liat lu semifinal bang lawan Malut FC. Kayak jagoan banget. Pake ban lengan captain tapi kayak jagoan, wasit jerseynya ditarik-tarik.. payah pemain bola senior ga bisa bikin contoh baik buat pemain lainm" kata @kamal_cityvlog
"Malu, Cak, tidak menjadi contoh yang baik sebagai pemain senior apalagi kapten," ujar @bootloop_13
"Captain macam apa kayak gini, pantesnya dikasih ban motor," ujar @fadli_yzz
"Pemain paling senior uda malang melintang sepakbola Indonesia dan Malaysia tapi dalam menyikapi protes ke wasit caramu berlebihan. Tahu kamu punya emosi tapi harusnya mencontoh ke juniormu apalagi kamu sebagai kapten apakah harus menyentuh wasit kalau kamu lihat kelakuan rekanmu juga uda layak mendapat kartu merah. Sangat tidak respek dengan kelakuanmu tadi," tandas @pororo1245_
"Itu jelas pinalti, tapi sikap Anda ke wasit tidak mencerminkan sebagai mantan pemain timnas, memalukan," terang @rustamalzack
"Kapten ko emosian!!! Malu sama label mantan pemain timnas!" kata @agus.firmansyahhh.
"Kowe ki kapten lo ndik,malah mancing mancing emosi kancane," terang @arif_mintarto.
Sebagaimana diketahui, Andik Vermansah meniti karier sepak bola profesional dari Persebaya Youth. Kemudian ke tim senior saat usia 18 tahun.
Dia juga sempat menjadi pemain Timnas Indonesia, bahkan bermain di klub Malaysia, Selangor FC dan Kedah FC.
Pulang dari Malaysia, Andik Vermansah membela klub Liga 1 Madura United, kemudia Bhayangkara FC. Kini membela Persiraja di Liga 2.
Leg 2 perebutan peringkat ketiga Liga 2 akan digelar di kandang Malut United pada 9 Maret 2024. Peringkat ketiga Liga 2 merupakan perebutan tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Hingga kini Andik Vermansah masih bungkam terkait kejadian viral tersebut.***
Editor : Y. Raharyo