Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

SDM Rendah, Winger Bali United Privat Mbarga Mendapat Perlakuan Rasis dan Ancaman oleh Oknum Suporter

I Dewa Made Krisna Pradipta • Senin, 1 April 2024 | 21:37 WIB
Privat Mbarga salah satu pemain Bali United yang diminta supporter dipulangkan.
Privat Mbarga salah satu pemain Bali United yang diminta supporter dipulangkan.

JEMBRANAEXPRESS - Meski zaman sudah maju, namun pola pikir masih saja rendah. Kelakuan rasis masih saja terjadi di sepak bola, tak terkecuali di sepak bola Indonesia.

Winger Bali United, Privat Mbarga membagikan story di instagram pribadinya jika ia mendapat perlakuan rasis dari oknum suporter.

Itu terjadi usai laga Bali United vs Persija Jakarta di pekan ke-30 Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Pemain naturalisasi Kamboja ini membagikan dua chat Direct Message (DM).

Pertama berisi emoticon yang tidak pantas. Dan yang kedua DM ancaman pembunuhan jika Mbarga nantinya away ke Jakarta.

Mirisnya lagi, sebelum ancaman pembunuhan tersebut berisi kata yang tidak pantas (rasis).

Sebelumnya, Privat menjadi sosok penting dalam kemenangan Bali United atas Persija karena menjadi pemain yang dilanggar di kotak pinalti.

Alhasil, Bali United mendapat hadiah pinalti di menit-menit akhir sekaligus menjadi momentum penting meraih 3 poin penuh.

Kuat dugaan, oknum suporter tersebut tak terima dengan Privat Mbarga karena dinilai melakukan diving di kotak pinalti.

Bali United pun mengecam keras terhadap segala hal berbau rasisme yang ditujukan kepada pemain, official, supporter, pegiat sepak bola dan siapapun di Indonesia.

Sebelumnya bek Persebaya Surabaya Yohanes Kandaimu mendapatkan perlakuan rasis dari suporter usai mencetak gol bunuh diri saat menghadapi Borneo FC pada pekan ke-11 Liga 1 2023/2024. ***

Editor : Y. Raharyo
#rasis #suporter #bali united #Privat Mbarga