JEMBRANAEXPRESS - Pengamat sepak bola luar negeri asal Amerika Serikat, Ben Griffis ternyata memantau pertandingan timnas Indonesia baik senior maupun U23.
Ia kemudian terkesima dengan salah satu momen ikonik yang dilakukan Pratama Arhan. Ya, skill lemparan ke dalam jarak jauh yang dimiliki oleh pemain Suwon FC tersebut.
Dilansir dari akun X (dulu Twitter) pribadinya, Ben Griffis sampai membuat gambar bagaimana pergerakan Pratama Arhan selama pertandingan Indonesia vs Yordania U23 di Piala Asia U23.
Plus garis-garis dengan warna berbeda yang menandakan lemparan jarak jauh dari mantan punggawa PSIS Semarang tersebut.
"Some team in the Conference League needs to bring Pratama Arhan to Europe for this deadly long throws,"
"Beberapa tim di UEFA Conference League perlu membawa Pratama Arhan ke Eropa untuk lemparan jauh yang mematikan ini," tulis Ben Griffis.
Dalam laga melawan Yordania U23 tersebut, statistik Pratama Arhan cukup memukai yakni melakukan 18 passing tidak tepat sasaran, 22 passing tepat sasaran, 1 tembakan assist, 1 assist, 4 ball recovery, 3 sapuan, 1 takel, 2 blocked pass, dan 1 pelanggaran.
Dia memberikan assist lewat lemparan ke dalam yang kerap dipelesetkan netizen sebagai skill 'lempar lembing', yang berhasil disundul Komang Teguh pada menit ke-86.
Saat laga Timnas Indonesia lawan Vietnam dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di SUGBK 21 Maret lalu, dia juga melakukan lemparan ke dalam yang berbuah gol Egy Maulana Vikri.
Dan saat Piala Asia 2023 pada awal tahun 2024, melawan Jepang, lemparan ke dalamnya disambut Sandy Walsh yang berbuah gol.
Soal UEFA Conference League yang disebut Ben Griffis, merupakan kompetisi kasta ketiga yang digelar UEFA di bawah Liga Champion dan Liga Eropa (dulu Piala UEFA). ***
Editor : Y. Raharyo