Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Rafael Struick: Dari Bakat Muda ADO Den Haag ke Bintang Timnas Indonesia U-23

I Putu Suyatra • Jumat, 26 April 2024 | 15:17 WIB
KELAS DUNIA: Dua gol Rafael Struick ke gawang Korea Selatan membawa Timnas Indonesia unggul 2-1 di babak pertama perempat final Piala Asia U-23 Qatar. (PSSI)
KELAS DUNIA: Dua gol Rafael Struick ke gawang Korea Selatan membawa Timnas Indonesia unggul 2-1 di babak pertama perempat final Piala Asia U-23 Qatar. (PSSI)

JEMBRANA EXPRESS - Nama Rafael Struick awalnya mungkin masih asing bagi sebagian pecinta sepak bola Indonesia. Namun, bagi para penggemar ADO Den Haag, pemuda berusia 20 tahun ini sudah menjadi bintang muda yang menjanjikan.

Struick saat ini bermain di tim U-21 ADO Den Haag, dan performanya yang gemilang telah menarik perhatian banyak orang, termasuk pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong.

Jumat dini hari ini (26/4), Struick menunjukkan kualitasnya di panggung internasional dengan mencetak dua gol di babak pertama untuk membawa Timnas Indonesia U-23 unggul sementara 2-1 atas Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23. 

Baca Juga: UNTUK YANG TIDAK NONTON! Timnas Indonesia U-23 Cetak Sejarah Baru: Lolos ke Semifinal Piala Asia U-23 Usai Drama Penalti Melawan Korea Selatan!

Meski skor sempat disamakan menjadi 2-2, tapi akhirnya Timnas Indonesia berhasil lolos ke babak semifinal Piala Asia U-23 melalui drama adu penalti dengan skor 11-10.

Karier di ADO Den Haag

Struick memulai karir sepak bolanya di RKAVV Leidschendam dan kemudian bermain untuk Voorburg di Forum Sport.

Ia kemudian bergabung dengan ADO Den Haag U-21 pada musim 2021.

Struick dikenal sebagai penyerang yang lincah dan fleksibel. Dia bisa bermain di posisi sayap kanan, kiri, atau bahkan sebagai penyerang tengah. Kemampuannya ini membawa variasi dan kejutan dalam permainannya.

Momen Terbaik Struick

Bagi seorang penyerang, mencetak gol adalah momen terbaik dalam sepak bola. Struick mengaku sangat menikmati momen tersebut.

"Hal terbaik tentang bermain sepak bola adalah mencetak gol," ujar Struick.

Baca Juga: DRAKOR? Shin Tae yong: Dulu Bobol Gawang Timnas Indonesia U23, Kini Harus Balaskan Dendam ke Korsel U23

Namun, Struick juga menunjukkan bahwa dia bukan hanya pencetak gol yang handal, tetapi juga pemberi assist yang ulung.

"Saya juga senang memberikan assist untuk gol tim," imbuhnya.

Penampilan Gemilang di ADO Den Haag U-21

Salah satu momen terbaik Struick di ADO Den Haag U-21 adalah saat melawan Feyenoord U-21 pada musim 2022.

Memulai pertandingan dari starting line-up, Struick digantikan oleh Aimane El Karicha setelah satu jam bermain.

Meskipun tidak mencetak gol, Struick tetap memberikan kontribusi yang berarti bagi timnya.

"Saya bersenang-senang. Terutama beberapa minggu terakhir, tepatnya ketika saya semakin sering bermain. Saya tentu saja bersenang-senang pada Sabtu lalu. Kami telah meraih hasil bagus melawan Feyenoord. Anda hanya melihat wajah-wajah tersenyum di ruang ganti setelahnya," ungkap Struick.

Struick juga menunjukkan performa gemilang di pertandingan tandang melawan Feyenoord, di mana dia memberikan assist untuk gol kemenangan.

"Dalam pertandingan tandang saya memulai dari bangku cadangan dan masuk pada kedudukan 1-1. Saya kemudian memberikan assist untuk gol kemenangan. Itu tentu saja merupakan hasil yang bagus," papar Struick.

Tantangan dan Semangat Struick

Perjalanan Struick dan timnya di ADO Den Haag U-21 tidak selalu mulus.

Di awal tahun 2022, mereka mengalami beberapa kekalahan dan hanya meraih satu hasil seri.

Baca Juga: Kesayangan Shin Tae yong Jegal Madura United Susul Bali United ke Championship Series di Pekan ke-33 Liga 1

Namun, dalam dua pertandingan terakhir, mereka berhasil mengubah keadaan dan kembali meraih hasil yang lebih baik.

"Kami menjalaninya dari pertandingan ke pertandingan dan sekarang semuanya berjalan baik. Kami kalah dalam banyak pertandingan latihan, namun dengan dimulainya kompetisi baru kami telah menemukan performa kami kembali. Saya pikir kami memiliki tim yang kuat dan kami dapat mengincar dua tempat pertama di klasemen akhir," ujar Struick.

Meskipun demikian, Struick menyadari bahwa mereka masih memiliki empat pertandingan tersisa di kompetisi dan bahwa satu kekalahan lagi dapat mengubah segalanya.

Oleh karena itu, mereka harus tetap fokus dan tekad untuk meraih hasil terbaik.

"Jika kami bisa mempertahankan performa ini, mungkin tidak. Namun jika kalah satu pertandingan lagi, sebenarnya mustahil bisa menjadi juara," jelas Struick.

Pentingnya Kompetisi U-21

Struick juga menekankan pentingnya kompetisi U-21 bagi para pemain muda seperti dirinya.

Menurutnya, kompetisi ini merupakan tambahan yang positif dalam piramida sepak bola, memberikan kesempatan bagi para pemain muda untuk terus berkembang dan mendapatkan pengalaman bermain yang berharga.

"Saya pikir ini adalah tambahan yang bagus untuk piramida sepak bola. Ini adalah langkah ekstra yang bagus antara akademi muda dan tim utama. Ini juga bagus untuk para pemain muda, yang berada di seleksi pertama dan tidak punya banyak waktu untuk bermain sepak bola, senang bisa bermain di U-21 lagi. Kemudian mereka masih bisa mendapatkan menit bermain. Singkatnya, saya pikir ini adalah tambahan yang bagus untuk kompetisi ini," pungkas Struick. *** 

Baca Juga: Kesayangan Shin Tae yong Jegal Madura United Susul Bali United ke Championship Series di Pekan ke-33 Liga 1

 

Editor : I Putu Suyatra
#korea selatan #Rafael Struick #ADO Den Haag #belanda #indonesia #timnas #piala asia u-23