DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS- Federasi Sepakbola Asia (AFC) merilis data terbaru peringkat liga domestik di Benua Asia termasuk liga Indonesia pada Senin (27/5).
Dari puluhan negara yang masuk dalam penilaian peringkat liga domestik, Indonesia menempati posisi ke-28 di Asia dan ke-6 di ASEAN.
Rendahnya peringkat Indonesia ini memicu kekecewaan di kalangan penggemar sepakbola tanah air.
Bali United menjadi salah satu sasaran kritik karena dianggap gagal menunjukkan prestasi baik di turnamen tingkat Asia maupun ASEAN.
Di akun Instagram resmi AFC, banyak netizen Indonesia meluapkan kekecewaannya dengan menjadikan Bali United sebagai kambing hitam.
"Gara-gara guling-guling FC, peringkatnya nyungsep," tulis akun @apa-ajabebasss.
Komentar lainnya menyoroti kegagalan Bali United di kancah internasional.
"Mereka bilang, kejatuhan liga Indonesia karena Bali United sangat mengecewakan. Empat kali ikut Piala AFC, tapi tidak pernah lolos ke babak knock out. Itu sebabnya liga Indonesia turun poin setiap tahun," tulis akun @rtz2117.
"Main di AFC aja wakil Indonesia kalah terus," tambah akun @dwikysyhp.
Selain Bali United, faktor lain yang menyebabkan menurunnya poin Liga Indonesia adalah sempat dibanned oleh FIFA pada tahun 2015.
Padahal sebelumnya, Liga Indonesia pernah berada di peringkat 15 besar yang memungkinkan wakil Indonesia langsung tampil di babak grup Liga Champions Asia tanpa melalui kualifikasi.
Kekecewaan netizen Indonesia semakin memuncak ketika mengetahui Liga Indonesia berada di bawah Liga Bangladesh, yang timnasnya saat ini menempati peringkat 184 FIFA.
Di kawasan ASEAN, Liga Indonesia berada di bawah Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Singapura.
Peringkat tiga besar liga domestik di Asia ditempati oleh Arab Saudi, Jepang, dan Korea Selatan. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express