JEMBRANAEXPRESS.COM - Gedung PTMSI Buleleng dipenuhi suasana riuh dan semangat menyambut Kejuaraan Table Tennis Championship 2024, sebuah ajang bergengsi yang bertujuan mengasah keterampilan dan memperkuat fondasi prestasi para atlet tenis meja muda.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi tempat untuk unjuk bakat, tetapi juga sebagai langkah awal mewujudkan cita-cita Buleleng mencetak generasi atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung hingga 10 November 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa, menyatakan kebanggaannya terhadap kejuaraan yang dianggap lebih dari sekadar turnamen.
Menurutnya, kejuaraan ini merupakan persiapan bagi atlet muda Buleleng untuk menghadapi tantangan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2025.
“Ini bukan hanya soal menang-kalah, tapi soal menempa mental dan membangun karakter atlet yang tangguh dan berdaya saing,” tegasnya.
Keberhasilan atlet-atlet Buleleng yang meraih medali emas pada PON XXI di Aceh-Sumut menjadi bukti ketangguhan mereka.
Baca Juga: Jamu Bali United Di Stadion Indomilk Arena, Ini Pemain Yang Diwaspadai Persita Tanggerang
Kesuksesan tersebut menjadi inspirasi besar bagi generasi mendatang untuk bermimpi lebih tinggi.
“Semoga ajang ini menjadi momentum bagi para atlet muda untuk terus menggali potensi dan mengasah kemampuan,” lanjut Gede Suyasa.
Ketua Panitia Table Tennis Championship 2024, Fauzan Marasabessy, mengungkapkan bahwa hampir 300 peserta dari berbagai daerah di Bali akan berkompetisi di kategori usia yang beragam, mulai dari U-12 hingga U-90+.
Baca Juga: Melaju Kencang, Pembalap Astra Honda Cetak Poin di JuniorGP Aragon 2024
Ia mengungkapkan kebanggaannya bisa membawa kejuaraan ini ke Buleleng tepat pada Hari Pahlawan, sebagai simbol penghargaan kepada para atlet dan pelatih.
“Ini adalah kali ketiga kami hadir di Bali, setelah Gianyar dan Tabanan. Di Buleleng, kami melihat semangat luar biasa. Acara ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga perayaan semangat juang yang terinspirasi oleh Hari Pahlawan,” jelas Fauzan.
Made Lestariana, Ketua PTMSI Buleleng, menilai kejuaraan ini sebagai sarana untuk mencetak bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama Buleleng di kancah nasional.
Ia berharap event ini dapat menarik lebih banyak anak muda untuk menekuni olahraga tenis meja.
“Kami sangat mengapresiasi kejuaraan ini. Ini adalah panggung untuk menempa atlet-atlet yang bisa mengulang prestasi emas kita di PON,” tutup Made Lestariana.
Dengan semangat juang yang terpatri, Kejuaraan Table Tennis Championship 2024 diharapkan dapat menjadi titik awal bagi para atlet muda Buleleng untuk menggapai mimpi dan meraih prestasi yang membanggakan di tingkat yang lebih tinggi.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa