Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Ini Prosesi yang Harus Dilakukan di Setiap Rumah Umat Hindu di Bali Saat Pengerupukan!

I Putu Suyatra • Minggu, 3 Maret 2024 | 03:56 WIB
Pecaruan di rumah saat hari Pengerupukan atau sehari sebelum Nyepi bagi umat Hindu Bali
Pecaruan di rumah saat hari Pengerupukan atau sehari sebelum Nyepi bagi umat Hindu Bali

JEMBRANA EXPRESS - Dalam persiapan menjelang Tawur Agung Kasanga, masyarakat Hindu di Bali melaksanakan runtutan prosesi upacara yang harus dijalankan di masing-masing pekarangan rumah mereka.

Menurut Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, MSi, prosesi ini selalu dikeluarkan wewaran resmi yang disebarkan melalui banjar-banjar setempat.

"Sudah ada pengumumannya. Namun, kami siap untuk memberikan penjelasan lebih lanjut bagi yang belum mendapatkannya," ungkapnya.

Di tengah meriahnya ritual Tawur Agung, terungkaplah serangkaian tata cara yang harus diikuti.

Mulai dari menghaturkan banten saka sidan atau pajati di kemulan untuk pacaruan di merajan atau sanggah, hingga menancapkan sebuah sanggah cucuk di pintu masuk atau gerbang rumah.

Ia juga menambahkan, di pintu masuk atau gerbang rumah masyarakat diimbau menancapkan sebuah sanggah cucuk dan dihaturkan banten peras, daksina, tipat kelan, dan arak berem serta toya anyar.

Lalu, di bawah dihaturkan segehan cacah sebanyak 100 tanding maulam jejeroan matah dan segehan agung matabuh arak berem dan toya anyar.

“Untuk banten di depan rumah dihaturkan kepada Sang Kala Bala dan Sang Bhuta Bala,” terangnya."

Setelah semua tahapan maturan pacaruan di lingkungan rumah dan merajan selesai dilakukan, masyarakat yang telah menek kelih diwajibkan untuk natab banten pabeyakala, prayascita, dan sasayut di halaman rumah mereka.

Namun, mengapa natab begitu penting?

"Natab itu sebagai prasarana pembersihan. Setelah natab, barulah melaksanakan Mabuu buu. Caranya dengan menyulut kraras atau obor dan membuat berbagai bunyi-bunyian," paparnya.***

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#pecaruan #hindu #Pengerupukan #nyepi #caru #bali