Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pura Kerta Kawat: Tempat Suci dan Keadilan bagi Umat Hindu di Bali

I Putu Mardika • Minggu, 11 Februari 2024 | 13:22 WIB
Berlokasi di Banjar Banyu Poh, Kecamatan Gerogak, Buleleng, Pura Kerta Kawat merupakan tempat sembahyang bagi umat Hindu Bali, diakui sebagai Pura Dhang Kahyangan
Berlokasi di Banjar Banyu Poh, Kecamatan Gerogak, Buleleng, Pura Kerta Kawat merupakan tempat sembahyang bagi umat Hindu Bali, diakui sebagai Pura Dhang Kahyangan

JEMBRANA EXPRESS - Pura Kerta Kawat, salah satu pura unik bagi umat Hindu di Bali, menjadi pusat kepercayaan yang melingkupi keadilan di kalangan penegak hukum.

Dipercaya bahwa pura ini menjadi sumber keadilan, memfasilitasi proses hukum bagi individu yang memohon bimbingan spiritual dalam menyelesaikan kasus atau sengketa mereka di persidangan.

Berlokasi di Banjar Banyu Poh, Kecamatan Gerogak, Buleleng, Pura Kerta Kawat merupakan tempat sembahyang bagi umat Hindu Bali, diakui sebagai Pura Dhang Kahyangan, yang menjadikannya tujuan ibadah bagi umat Hindu setempat.

Pada malam hari, aktivitas di Pura Kerta Kawat semakin ramai dengan kedatangan pamedek (para jemaah).

Petugas parkir dengan cekatan mengatur arus kendaraan, memastikan kelancaran masuk dan keluar dari pura.

Selama prosesi persembahyangan, suara tabuh dan mantra memenuhi udara, memimpin pamedek dalam konsentrasi spiritual, seperti dikutip dari Bali Express (Jawa Pos Group).

Setelah persembahyangan, umat Hindu umumnya memohon tirta (air suci) untuk dibawa pulang, yang biasanya sudah disiapkan sebelumnya.

Menurut Jero Mangku Wayan Sukarsa, pemimpin persembahyangan, Pura Kerta Kawat selalu ramai dikunjungi, termasuk oleh pejabat dan penegak hukum.

Dipercaya bahwa dewa yang dihormati di pura ini terkait dengan keadilan, sehingga pejabat dan penegak hukum seringkali melakukan sembahyang di sini sebelum memulai atau menjalani proses hukum.

Dalam proses sembahyang, pamedek menyampaikan permohonan mereka, baik untuk kelancaran kasus hukum maupun keberuntungan lainnya.

Setelah kasus selesai, mereka seringkali mengadakan sesangi (upacara penghormatan), menghaturkan berbagai macam persembahan seperti tedung (payung Bali), kain wastra, atau dana untuk pembangunan pura.

“Meraka akan memohon ke Pura Kerta Kawat, agar bisa lebih cepat selesai. Biasanya sih ada hasil. Bahkan, jika sesuai harapan, pasti menghaturkan sesangi (kaul),” ungkap Jero Mangku Selamet.

Tidak hanya penegak hukum, masyarakat umum yang sedang menghadapi kasus hukum juga melakukan sembahyang di Pura Kerta Kawat, berharap agar kasus mereka selesai dengan baik.

Dipercaya bahwa pura ini mampu memberikan bantuan spiritual dalam menyelesaikan masalah hukum dan memberikan keberuntungan.

Pura Kerta Kawat, yang terkait dengan perjalanan spiritual Dhang Hyang Nirartha, menjadi tempat penting bagi umat Hindu Bali dalam mencari keadilan dan keselamatan.

Bagi mereka, pura ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga simbol kesejahteraan dan keadilan dalam kehidupan mereka. (*)

Editor : I Putu Suyatra
#kerta kawat #keadilan #hindu #pura #bali #tempat suci