Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pura Luhur Puncak Sari diyakini Tempat Raja Rapat hingga Pesamuan Ida Bhtara Kabeh

I Putu Mardika • Senin, 12 Februari 2024 | 22:26 WIB

Bebaturan Asta Dasa Giri yang terdapat di pura Luhur Puncak Sari Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
Bebaturan Asta Dasa Giri yang terdapat di pura Luhur Puncak Sari Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
JEMBRANA EXPRESS-Tak hanya terdapat 21 pelinggih berupa bebaturan. Di Pura Luhur Puncak Sari yang terletak di Dusun Dasong, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng secara niskala juga diyakini sebagai tempat raja-raja rapat, tempat Pesamuan Mahabujangga (Maha Rsi) ada juga Pesamuan Ida Bhatara Kabeh.

Jro Mangku Nyoman Pening menjelaskan, ada pula bebaturan sebagai Simbol Lingga dan Yoni. Pemedek yang nangkil bisa melakukan sungkem atau pemujaan kepada bebaturan yang ada di pura ini. Dengan harapan mendapatkan kesehatan, kesejahteraan dan kerahayuan.

Ia mengatakan, pujawali di pura ini dilaksanakan pada saat Purnama Sasih Kapat yang umumnya jatuh pada Bulan September-Oktober. Namun, dengan catatan dilarang melaksanakan puncak pujawali saat kondisi pasah.

Saat pujawali, krama menghaturkan sarana piodalan maulu canang Daupan Taksu, Mapengesor Surya Bulan Bintang, metegen tegenan bija ratus satus pelekutus (108) serta  meulam Bulu Geles atau kidang.

“Ini sarana yang memang wajib ada saat pujawali. Dan seluruh persiapan upacara di pura ini dipersiapkan oleh pengempon,” tutupnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#Lingga Yoni #Pura Luhur Puncak Sari #taksu #Rapat Raja Raja #Pesamuan Mahabujangga