Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Ada Prosesi Pemukulan Kulkul saat Ngusaba Lampuan di Bayung Gede

I Putu Mardika • Rabu, 17 April 2024 | 18:18 WIB

Prosesi daha saat mengikuti Ngusaba Lampuan di desa Adat Bayung Gede , Kecamatan Kintamani, Bangli
Prosesi daha saat mengikuti Ngusaba Lampuan di desa Adat Bayung Gede , Kecamatan Kintamani, Bangli
JEMBRANA EXPRSS-Salah satu hal yang unik dari Ngusaba Lampuan Desa Adat Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Bangli adalah pemukulan kulkul.

Pemukulan kulkul saat Ngusaba Lampuan hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang sudah ditunjuk secara khusus oleh pemuka Adat di Bayung Gede.

Bendesa Adat Bayung Gede, Jro Ketut Sukarta menjelaskan, ini karena kulkul yang ada di depan Pura Bale Agung memiliki nilai kesakralan yang sangat tinggi.

Maka tukang pukul kulkul harus memilki religiusitas yang tinggi guna menjaga kesakralan kulkul tersebut.

Tradisi Ngusaba Lampuan sangat dijunjung tinggi, antara lain dalam pemanggilan nama harus di awali dengan nama Jro, dalam melaksanakan tugas harus di dahului oleh Jro kubayan dan Jro kraman.

Semua kegiatan Jro Lampuan harus didahuli oleh yang paling dulu atau atas.

Mereka harus berbusana  Adat kuno, dan harus saling menghargai antara peserta Daha dan Teruna maupun semua orang yang terlibat.

“Ketika kulkul sudah dibunyikan, semua masyarakat akan mengikuti arti dari bunyi kulkul tersebut. Misalnya pada saat mulai tedun kulkul akan dibunyikan, masyarakat bersiap-siap untuk melakukan ritual yadnya.” Tutupnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#kintamani #Ngusaba Lampuan #kulkul #bangli #Desa Adat Bayung Gede #truna daha