Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Ada Puluhan Jenis Tanaman Obat yang Tumbuh di Pura Tamba Waras: Ada Dadap hingga Sembung

I Putu Mardika • Sabtu, 4 Mei 2024 | 03:39 WIB

Areal utama mandala Pura Tamba Waras
Areal utama mandala Pura Tamba Waras
JEMBRANA EXPRESS-Tumbuhan yang tumbuh di Pura Tamba Waras di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan dapat dijadikan bahan obat.

Pada waktu tertentu ada tanaman aneh tumbuh liar yang belum diketahui manfaatnya dan dipergunakan oleh orang yang sakit ternyata sakitnya dapat disembuhkan.

Jro Mangku Wayan Nantra memperkirakan ditemukan sekitar 29 jenis tanaman obat yang tersebar di areal Jeroan dan Jaba Tengah daripada Pura Tamba Waras.

Tanaman obat tersebut tumbuh dengan subur dan terpelihara dengan baik.

Selain sebagai bahan obat juga dipelihara sebagai bahan upakara. Termasuk juga sebagai taman yang tumbuh disekitar pelinggih dan pinggiran sekitar tembok pembatas pura.

Tanaman obat yang tumbuh dengan subur didukung oleh iklim yang bagus terutama curah hujan yang tinggi setiap tahun. Kesuburan tanah yang terjaga sehingga tanaman dapat hidup sepanjang tahun.

“Tanaman obat yang tumbuh setiap saat pada waktu yang tepat dipetik untuk bahan obat. Hal ini sebagai pelestarian kaena setiap hari banyak masyarakat yang mohon obat di Pura tamba Waras. Siklus ini sudah berlangsung dari jaman dahulu sampai saat ini,” paparnya.

Baca Juga: Sakit Medis dan Non Medis cobalah Nangkil ke Pura Tamba Waras: Ada Panglukatan Sapta Gangga, Banyak Tanaman Berkhasiat Obat

Menurutnya, jenis tanaman obat untuk diproses menjadi obat minum yaitu Sirih, Kayu Suji Benalu, Daun Wungu, Andong, Kayu Putih, Awar-awar, Dadap, Sembung dan Murbei.

Ada pula jenis tanaman obat yang dipakai untuk membuat obat urut yaitu Kayu Putih, Dadap, Bambu Gambong, Lumut dan Jamur Kayu.

Obat yang dibuat di Pura Tamba Waras ada dua jenis yaitu berupa minyak yang dapat diminum dan minyak yang dipakai urut.

Tempat pembuatan minyak obat berada di tempat khusus yang disakralkan yang disebut dengan Bale Pingit yang berlokasi di pojok barat daya daripada Jeroan Pura Tamba Waras.

Waktu pembuatan adalah hari khusus yang pada umumnya bertepatan dengan hari Purnama. Dua jenis obat ini sudah sejak turun temurun dibuat sampai saat ini.

Hal ini karena permintaan dari masyarakat terhadap kedua jenis obat ini hampir setiap hari.

Setelah selesai pembuatan minyak/obat maka obat tersebut dibuatkan upacara khusus (pasupati) setelah itu baru dapat dimohon oleh masyarakat.

“Ada juga upacara khusus untuk obat yang dimohonkan setelah sampai obat tersebut di rumah, hal tersebut untuk mempertahankan kesakralan daripada obat,” tutupnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#obat #sembung #Dadap #Pura Tamba Waras #minyak #pura #Tumbuhan