Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Pura Geger Dalem Pemutih Desa Adat Peminge: Jejak Perjalanan Suci Dang Hyang Nirartha dan Kehadiran Mistis Kera Putih

I Putu Mardika • Selasa, 11 Juni 2024 | 16:35 WIB
Pura Geger Dalem Pemutih di Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung sebagai jejak perjalanan Dang Hyang Nirartha.
Pura Geger Dalem Pemutih di Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung sebagai jejak perjalanan Dang Hyang Nirartha.

BADUNG, JEMBRANA EXPRESS - Pura Geger Dalem Pemutih, sebuah situs keramat yang dipercaya menjadi saksi perjalanan suci Maha Rsi Dang Hyang Nirartha dalam menyebarkan ajaran Hindu di Bali.

Lokasi pura dengan nuansa putih ini terletak di Jalan Geger, Desa Adat Peminge, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali.

Tepatnya berada di sebelah selatan Hotel Mulia, pura ini menarik perhatian tidak hanya karena sejarahnya yang kaya, tetapi juga karena keberadaan wanara petak yang kadang-kadang menampakkan diri.

Perjalanan menuju Pura Geger Dalem Pemutih memakan waktu sekitar 40 menit dari Denpasar, dengan jarak tempuh sekitar 22 kilometer.

Aksesibilitasnya cukup baik, dapat dijangkau dengan berbagai moda transportasi, mulai dari roda empat hingga roda dua.

Meskipun belum ada catatan sejarah pasti tentang keberadaan pura ini, namun cerita setempat mengaitkannya dengan perjalanan suci Dang Hyang Nirartha atau Dang Hyang Dwijendra.

Konon, sebelum tiba di Uluwatu, beliau singgah di tempat ini, terpukau oleh keindahan dan ketenangan tempat tersebut, dan memilihnya sebagai tempat bersemedi.

Jro Mangku Nyoman Repot, pemangku Pura Geger Dalem Pemutih, menjelaskan bahwa pujawali di pura ini diperingati setiap sasih purnama kenem, setiap tahun.

Upacara tersebut melibatkan berbagai sarana, termasuk daksina suci, jerimpen tegeh, dan tarian sakral seperti tari rejang Selimpet.

Pura Geger Dalem Pemutih didedikasikan untuk Ida Bhatara Dalem Segara atau Ida Bhatara Dalem Pemutih. Pemujaan di pura ini terkait dengan kekuatan sifat tuhan yang berwarna putih, khususnya kekuatan ista Dewata yang diasosiasikan dengan Dewa Siwa atau Iswara yang berada di arah timur.

Keunikan lain dari pura ini adalah kehadiran wanara petak, atau kera putih, yang sering kali diyakini sebagai penjaga pura.

Dipercaya sebagai Maruti, wanara petak ini sering kali muncul dalam wujud patung di bagian madya mandala pura. Saat pujawali, kehadiran wanara petak sering dianggap sebagai pertanda baik, sementara penampakannya kepada pamedek bisa membawa pesan tertentu.

Pura Geger Dalem Pemutih bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat spiritual dan budaya yang penting bagi masyarakat setempat.

Dengan sejarahnya yang kaya dan keberadaan wanara petak yang mistis, pura ini terus menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan dan pemuja Hindu yang ingin menelusuri jejak kepercayaan dan kebudayaan Bali yang kaya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#wanara petak #Suci #benoa #kera putih #Pura Geger Dalem Pemutih #Kecamatan Kuta Selatan #bali #badung #Dang Hyang Nirartha