Terletak tidak jauh dari Pura Pulaki, warung ini menjadi magnet bagi pengunjung, terutama saat musim piodalan atau upacara besar di Pura Pulaki.
Warung Pencar menyajikan pilihan yang memikat bagi setiap lidah. Namun, yang paling diminati pengunjung adalah menu andalannya, yaitu ikan bakar dan beragam olahan sea food.
Tersedia dalam paket individu maupun paket keluarga, pengunjung bisa memilih untuk menikmatinya sendiri atau berbagi dengan keluarga dan teman.
Selain menggoyangkan lidah, pengunjung juga akan dimanjakan dengan pemandangan laut Gondol yang menenangkan.
Di hari cerah, momen matahari terbenam bisa dinikmati sambil menikmati hidangan lezat dari Warung Pencar, yang berlokasi di Dusun Gondol, Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
“Kami ingin memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung, baik dari segi cita rasa maupun pemandangan alam,” kata Gede Suarta, pemilik Warung Pencar.
Harga yang ditawarkan di Warung Pencar juga cukup bersahabat, dan untuk kenyamanan pengunjung, pembayaran juga bisa dilakukan melalui transfer jika kebetulan lupa membawa uang tunai.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WITA hingga 22.00 WITA, namun terkadang tutup lebih awal jika stok ikan habis, jadi disarankan untuk datang lebih awal agar tidak kehabisan.
Dengan reputasi ikan segar yang selalu menjadi incaran, Warung Pencar menjadi destinasi wajib bagi wisatawan dan juga para pecinta kuliner di kawasan Desa Penyabangan.
Pemilik warung makan Warung Pencar, Gede Suarta menceritakan, usaha warung makan ini dibuka lantaran ia pensiun bekerja sebagai karyawan kapal pesiar. Usaha itu pun dirintis sejak Januari 2013 didukung oleh sang istri Kadek Supandewi.
“Pelanggan kami kebanyakan lokal. Kebanyakan yang mampir adalah orang-orang yang sembahyang. Menu andalan kami adalah abalone,” jelasnya.
Suarta pun menyajikan menu masakan dengan bahan-bahan segar. Bahan-bahan itu didapatkan dari hasil tangkapan nelayan di pantai Gondol. Kisaran harganya pun tergolong murah dengan porsi yang cukup banyak.
“Kami sharing dengan nelayan disini. Jadi terjadi sirkulasi ekonomi dengan mereka. Kalau harga cukup terjangkau. Rp 50 ribu untuk ikan bakar paket lengkap. Kalau yang lainnya sekitar Rp 75 ribu untuk lobster,” ucapnya. (dhi)
Editor : I Putu Mardika