GILIMANUK, JEMBRANA EXPRESS-Pelabuhan penyeberangan Gilimanuk-Ketapang akan mengalami penutupan sementara selama Hari Raya Nyepi, dimulai pada Senin pukul 06.00 Wita.
Selanjutnya Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang dijadwalkan akan dibuka kembali pada Selasa (12/3) pukul 06.00 Wita.
Berdasarkan surat dari Bali Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali, Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang akan ditutup selama 24 jam seiring dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
Penutupan dimulai daru Pelabuhan Ketapang, diikuti oleh penutupan Pelabuhan Gilimanuk.
Jadwal keberangkatan penyeberangan terakhir dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk ditutup mulai Senin dini hari pukul 00.00 WIB, sementara penyeberangan terakhir dari Pelabuhan Gilimanuk ditutup total pukul 06.00 Wita.
Pelayanan penyeberangan dijadwalkan akan kembali dibuka pada Selasa (12/3).
Pelabuhan Ketapang akan dibuka lebih dulu, dengan kapal pertama yang diberangkatkan pukul 05.00 WIB.
Baca Juga: Jelang Nyepi, Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Bali Dipadati Kendaraaan Pribadi
Sedangkan dari Pelabuhan Gilimanuk, kapal pertama dijadwalkan berangkat pukul 06.00 Wita.
General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Syamsudin, mengimbau kepada para penyeberang untuk datang tepat waktu sebelum penutupan, guna memudahkan pengaturan di dalam kapal.
Ia juga menyampaikan bahwa peningkatan arus lalu lintas kendaraan, terutama roda dua, menjelang Hari Raya Nyepi dan bulan Ramadan, diperkirakan mencapai 20% dari hari-hari biasa.
“Mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan, pengelola pelabuhan telah menyiapkan kapal-kapal besar untuk menyeberangkan penumpang,” kata Syamsudin.
Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, juga mengimbau masyarakat untuk mengetahui jadwal penyeberangan terakhir sebelum penutupan sementara, mengingat rangkaian acara Hari Raya Nyepi seperti melasti, Kuningan, dan Pengerupukan yang akan dilaksanakan oleh semeton Umat Hindu.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express