NEGARA, JEMBRANA EXPRESS – Kecelakaan kembali terjadi di Jalur maut Denpasar-Gilimanuk tepatnya di wilayah Pangyangan, Pekutatan, Jembrana.
Seorang sopir truk yang terlibat kecelakaan dilaporkan meninggal dunia usai terlibat kecelakaan sesama truk di KM 64-65, pada Jumat (12/1).
Dari data yang diperoleh Jembrana Express (Jawa Pos Group), kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 Wita.
Saat itu truk tronton boks B 9514 FEU yang dikemudikan Ikbal Sutisna,36, asal Bekasi, Jabar, bergerak dari arah barat (gilimanuk) ke timur (denpasar).
Tiba dilokasi, dari arah berlawanan datang truk Isuzu Elf N 9661 EM yang dikemudikan Ahmad Fauzi,21, asal Malang Jawa Timur.
Diduga truk Isuzu Elf mengambil haluan terlalu ke kanan menerobos jalur truk tronton sehingga terjadilah tabrakan keras.
"Karena tidak dapat menguasai kendaraannya, truk isuzu Elf bergerak ke kanan hingga terjadi tabrakan dengan truk tronton boks yang bergerak pada jalurnya dari arah barat," ujar Kasatlantas Polres Jembrana AKP Yusuf Dwi Atmojo saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Tragis, Dilarang Menikah, Pemuda Asal NTT Nekat Akhiri Hidup di Denpasar
Akibat kejadian tersebut pengemudi truk Isuzu Elf, Ahmad Fauzi meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kondisi Ahmad Fauzi menderita luka lecet pada kaki kiri, luka memar di dada. “Sedangkan penumpang truk tronton box nopol B 9514 FEU bernama Muhamad Nurcholis,42, dalam kondisi sadar, lecet pada jari kaki kanan, dada sakit,” terangnya.
Sementara itu, kondisi truk tronton boks B 9514 FEU mengalami kerusakan pada bagian kabin depan, sedangkan truk Izusu Elf N 9661 EM mengalami kerusakan parah pada bagian kabin depan.
"Mohon beristirahat sejenak jika mengantuk atau lelah saat berkendara, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express