JEMBRANAEXPRESS - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jembrana menangkap seekor ular piton raksasa. Ular itu memiliki panjang 2 meter dan berat 4,8 kilogram. Tapi, ada petugas Damkar yang sempat masuk RS selama tiga karena diserang ular kobra.
Ular piton tersebut ditemukan di pekarangan rumah warga di Jalan Matahari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Senin (12/2/2024).
Ular itu ditemukan warga yang sedang menyabit rumput di pekarangan sawah samping rumahnya. Warga yang ketakutan kemudian menghubungi Damkar Jembrana untuk mengevakuasi ular tersebut.
Dalam waktu singkat, petugas Damkar datang dan menangkap ular tersebut. Butuh waktu 20 menit untuk mencituk binatang melata ini.
"Ular kemudian diamankan di Mako Damkar Jembrana dan selanjutnya diserahkan kepada BKSDA Bali," kata Kasat Pol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, Senin (12/2/2024).
Leo mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu waspada terhadap hewan liar, terutama saat musim transisi cuaca seperti saat ini.
"Jika menemukan hewan liar, segera hubungi Damkar Jembrana untuk dilakukan penanganan," tegasnya.
Leo mengatakan, sejak awal Januari 2024, Satpol PP Jembrana sudah mengamankan 20 ekor hewan liar. Sebanyak 12 ekor di antaranya merupakan ular piton.
Dia menduga, lonjakan ini disebabkan oleh peralihan cuaca dari kemarau ke musim hujan.
"Total dari bulan Januari 2024 hingga saat ini sudah ada 20 hewan liar yang kami amankan, dan didominasi oleh ular piton berukuran besar," papar Leo.
Leo menambahkan, hewan liar itu bukan hanya ular. Ada juga anjing liar, kucing liar, biawak, dan tawon.
Dia menjelaskan, ular yang ditangkap Damkar berada di berbagai lokasi yang tidak biasa, seperti di dekat kamar mandi, bahkan ada yang bersembunyi di dalam lemari kamar.
Leo juga menceritakan bahwa dalam proses evakuasi hewan liar, khususnya ular, petugas Damkar Jembrana pernah mengalami kendala.
Salah satu anak buahnya sempat diserang ular kobra dan harus mendapatkan perawatan selama tiga hari di rumah sakit.
"Sempat ada petugas kami yang diserang ular kobra. Untungnya sekarang kondisinya sudah membaik," jelasnya.
Leo mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu waspada terhadap hewan liar. Jika menemukan hewan liar, jangan ragu untuk segera menghubungi Damkar Jembrana untuk mendapatkan penanganan yang tepat. ***
Editor : Y. Raharyo