Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Tragis, Dilarang Menikah, Pemuda Asal NTT Nekat Akhiri Hidup di Denpasar

I Gede Paramasutha • Sabtu, 13 Januari 2024 | 01:14 WIB
CEK TKP: Polisi memeriksa TKP FJ mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kamar mandi rumah kos di Denpasar.
CEK TKP: Polisi memeriksa TKP FJ mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kamar mandi rumah kos di Denpasar.

DENPASAR, JEMBRANA EXPRESS – Tragis, seorang pemuda berinisial FJ, 19, nekat mengakhiri hidupnya di kamar mandi sebuah kos, daerah Padangsambian Kelod, Denpasar Barat.

 

Ulah nekat FJ mengakhiri hidup dengan cara tragis ini  sontak membuat syok sang kekasih berinisial EJB, 18.

 

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri pada kayu atap plafon kamar mandi. 

 

"Badan korban menghadap ke barat (pintu kamar mandi), korban memakai baju kemeja warna hitam putih dan elana pendek levis warna hitam," ujarnya, Jumat (12/1).

Adapun awal mula kejadian tragis ini, ketika FJ duduk di teras kos usai makan sekitar pukul 18.00 WITA. Lalu, pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mendapat telepon dari kampung.

 

Sambil bicara, korban bangun dari tempat duduknya dan beranjak menuju ke kamar. EJB yang melihat hal itu lalu membuntutinya. Tapi gadis itu tak diberi masuk ke kamar oleh sang pacar dan pintunya dikunci.

 

Sesaat kemudian, saksi menggedor pintu kamar yang dibukankan oleh korban.

 

EJB langsung masuk dan korban mengatakan bahwa dia baru saja dimarahi orang tuanya. Lalu korban bilang kembali "Nggak apa saya tidak dianggap sebagai anak," dan lantas tidur sambil menangis.

 

Berikutnya pemuda itu ganti pakaian mengunakan baju kemeja dan celana panjang dan keluar kamar. 

 

Berselang beberapa menit, FJ masuk kembali ke kamar dan berbicara kepada EJB "minta maaf", setelah itu kembali keluar.

 

Tetapi saksi tidak mengetahui kemana tujuan kekasihnya tersebut. "Diduga setelah berbicara dengan pacarnya itu korban nekat mengakhiri hidupnya," ucapnya.

 

Selanjutnya, EJB kebelet pipis dan menuju ke kamar mandi. Akan tetapi pintu kamar mandi sulit dibuka, seperti ada yang menahan.

Gadis itu terus mendorong pintu dan tiba-tiba kelihatan baju korban. Saksi pun memanggil-manggil nama sang kekasih tapi tak dijawab.

 

Sehingga, dia berusaha masuk dengan bersusah payah dan mendapati korban sudah tergantung.

 

"Saksi saat itu melihat cairan keluar dari mulut korban, wajahnya sudah pucat, tangan dingin dan saksi sempat cek hidung dan sudah tidak ada nafas," tambahnya.

 

Lalu, saksi mengangkat korban agar ikatan di lehernya tidak tambah kencang. Selanjutnya EJB juga berteriak meminta pertolongan ke temannya atau tetangga kost sambil lari mengambil pisau di kamar untuk memotong tali.

 

Korban kemudian dipindahkan ke teras bersama teman-teman saksi. Sempat diberi gosokan minyak kayu putih pada dada, leher dan hidung korban.

 

Karena tidak ada respon, korban pun dibawa ke Klinik Penta Medika mengunakan sepeda motor.

 

Sayangnya sesampainya di klinik, dokter mengatakan bahwa denyut nadi korban sudah tidak ada dan kemungkinan untuk selamat kecil.

 Baca Juga: Mengejutkan! Gerebek Rumah Oknum Polisi di Denpasar, Polda Bali Temukan Belasan Gram Narkoba

Dokter lantas menyarankan untuk dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar, tapi nyawa FJ tetap tak tertolong.

 

Polsek Denpasar Barat dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar telah melakukan pemeriksaan dan Olah TKP.

 

Sesuai keterangan pihak keluarga, dugaan sementara motif FJ bunuh diri karena pihak orang tua menginginkan supaya korban tidak cepat-cepat menikah.

 

Karena sesuai adat di dalam keluarga, melarang anggota keluarga untuk melangsungkan pernikahan dua kali dalam setahun. (*)

 

Editor : Suharnanto Jembrana Express
#dilarang menikah #bunuh diri #pemuda ntt #denpasar barat