Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Lestarikan Budaya Leluhur, Desa Adat Bugbug Karangasem Kembali Gelar Bugbug Festival 2024

I Wayan Adi Prabawa • Jumat, 27 Desember 2024 | 23:26 WIB
Bugbug Festival II
Bugbug Festival II

JEMBRANAEXPRESS.COM - Untuk kedua kalinya, Desa Adat Bugbug di Karangasem kembali menggelar Bugbug Festival di desa setempat.

Acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya leluhur yang dianggap sakral.

Baca Juga: Bupati Jembrana I Nengah Tamba Melaksanakan Persembahyangan di Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi

Pada tahun 2024, Bugbug Festival mengambil tema "Sabdaning Tetamian Lelangit" yang berarti "Melestarikan Warisan Leluhur" Festival ini menampilkan lomba selonding, yang diikuti oleh peserta dari berbagai kabupaten di Bali.

Selonding merupakan salah satu gamelan klasik Bali yang memiliki nilai sakral dan historis.

Bugbug Festival II
Bugbug Festival II

Klian Desa Adat Bugbug, I Nyoman Purwa Ngurah Arsana, menyatakan bahwa festival ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan.

Tahun ini, acara dilangsungkan selama tiga hari, dari 24 hingga 26 Desember 2024.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Tetap Terjangkau, Lonjakan Wisatawan di Alas Pala Sangeh Badung Selama Libur Natal Naik Hingga 30 Persen

Lomba selonding digelar untuk memelihara dan memperkuat kecintaan generasi muda terhadap musik tradisional Bali.

"Diharapkan melalui lomba selonding akan menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan generasi muda Bali terhadap musik tradisionalnya," ujar Purwa Ngurah Arsana, pada Kamis (26/12).

Festival ini dihelat di Sanghyang Ambu, sebuah tempat yang juga menjadi gerbang selamat datang di Karangasem. Purwa menyebutkan bahwa lokasi ini dipilih karena ikonik.

"Saya berharap destinasi pariwisata Karangasem benar-benar bertambah bagi wisatawan. Terlebih lagi, di hadapan Gapura Sanghyang Ambu sedang dibangun Pura Melanting yang akan menjadi salah satu terbesar di Bali," jelasnya.

Baca Juga: Dua Pendaki Hilang di Gunung Agung Karangasem Bali, Cuaca Buruk Hambat Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Ketua Panitia Bugbug Festival II, I Kadek Radiana, menekankan pentingnya pelestarian seni dan budaya di era globalisasi.

Ia menyatakan bahwa menjaga keberlanjutan warisan leluhur seperti adat, dresta, budaya, dan seni adalah tanggung jawab bersama.

"Warisan leluhur yang adi luhung berakar dari Desa Adat, sehingga perlu dukungan dan peran aktif desa adat," tambahnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#bugbug festival #Sanghyang Ambu #karangasem #bali