JEMBRANAEXPRESS.COM - Di dasar laut Penimbangan yang biasanya tenang, sebuah peristiwa luar biasa terjadi, menyambut para penyelam dari Kelompok Masyarakat Pengawas (KMP) Penimbangan Lestari.
Seekor ikan langka berwarna kuning cerah, yang dikenal sebagai frogfish, mendadak muncul di antara karang yang tumbuh subur berkat upaya konservasi yang dilakukan selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Lestarikan Budaya Leluhur, Desa Adat Bugbug Karangasem Kembali Gelar Bugbug Festival 2024
Kehadiran frogfish ini bukan sekadar pemandangan indah, melainkan membawa pesan tentang keberhasilan konservasi yang mampu menghadirkan hewan-hewan langka.
Kadek Teguh, anggota KMP Penimbangan Lestari yang biasa disapa Roy, menjelaskan bahwa frogfish adalah jenis ikan yang sangat jarang terlihat.
"Dengan warna kuning cerah dan bentuk tubuh unik, frogfish tidak berenang seperti ikan lain. Mereka menggunakan sirip besar dan kuat untuk berjalan di dasar laut, menyusuri karang dengan cara khas," ujarnya, Jumat (27/12).
Si kuning frogfish menjadi simbol keberhasilan KMP Penimbangan Lestari dalam melestarikan terumbu karang.
Namun, seperti keajaiban alam lainnya, kehadiran frogfish ini hanya sebentar. Beberapa hari kemudian, ia menghilang dari perairan Penimbangan, menyisakan rasa penasaran dan teka-teki bagi para penyelam.
"Kami tidak tahu apakah dia bermigrasi cepat atau diambil oleh pihak tak bertanggung jawab," tambah Roy.
Kehadiran frogfish, meskipun singkat, membuktikan pentingnya konservasi alam. Terumbu karang di Penimbangan yang berkembang menjadi ekosistem sehat kini menjadi hunian sempurna bagi beragam biota laut.
Frogfish yang datang dan pergi seakan menunjukkan bahwa usaha konservasi menciptakan habitat yang kaya dan menarik bahkan spesies langka.
Penimbangan terus berinovasi dengan menggunakan metode seperti nemesis untuk transplantasi terumbu karang dan pemecah gelombang untuk memperkaya ekosistem laut.
Baca Juga: Rudenim Denpasar Bali Deportasi WNA Belanda Akibat Pelanggaran Keimigrasian, Terlibat Tindakan Tidak Senonoh di Kawasan Tibubeneng Kuta UtaraSaat ini, Roy berencana memperluas gugusan karang dengan menenggelamkan rumah terumbu karang baru.
"Kerangka ini berbentuk piramida setinggi 1 meter. Ini belum diberi nama dan masih dalam tahap penyempurnaan," ungkapnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa