Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Bandara Ngurah Rai Jadi Kesan Pertama Wisatawan, Dewa Jack : Wajar Pak Gub Marah

I Ketut Ari Teja • Rabu, 27 Agustus 2025 | 21:33 WIB
Dewa Made Mahayadnya atau yang akrab disapa Dewa Jack.
Dewa Made Mahayadnya atau yang akrab disapa Dewa Jack.

JEMBRANAEXPRESS - Gubernur Bali Wayan Koster meluapkan kemarahan saat rapat koordinasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (26/8).

Ia menilai tata kelola dan pelayanan di bandara internasional tersebut masih semrawut.

Koster memberi waktu satu bulan kepada PT Angkasa Pura I untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Baca Juga: Bank BPD Bali Jadi Pionir Salurkan Kredit Industri Padat Karya

“Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia. Bandara Ngurah Rai adalah kesan pertama wisatawan ketika tiba di Bali. Jika pelayanannya buruk, citra Bali ikut rusak,” tegas Koster.

Menurut Koster, pengelolaan bandara yang buruk sangat kontras dengan keuntungan besar yang diraih. Tahun 2024, Bandara Ngurah Rai mencatat laba Rp3,2 triliun.

“Untung besar, mestinya digunakan untuk memperbaiki fasilitas di Bali, bukan justru dipakai di luar,” ujarnya dengan nada tinggi.

Koster mengungkapkan wisatawan mancanegara (wisman) kerap menunggu hingga tiga jam untuk keluar bandara. Mulai dari antrean imigrasi hingga pengambilan bagasi.

Baca Juga: Puluhan Hektar Sawah Gagal Panen Akibat Hama Tikus, Pemkab Badung Rancang Tradisi Ngaben Bikul

“Ada yang nunggu bagasi sampai 1,5 jam. Total bisa tiga jam di bandara. Sangat tidak nyaman untuk wisatawan yang baru menempuh penerbangan 10 jam,” kritiknya.

Ia juga menyoroti alat dan fasilitas yang usang, meja layanan yang tidak seragam, hingga pelayanan imigrasi yang disinyalir masih terjadi praktik transaksional.

“Sikat habis layanan imigrasi yang transaksional,” perintah Koster.

Baca Juga: Karangasem Siap Jadi Tuan Rumah Cabor Bola Voli Porprov Bali XVI 2025

Dalam rapat yang dihadiri GM PT Angkasa Pura I Ahmad Syaugi Shahab, Kepala Kanwil Bea Cukai Bali-Nusra R. Fadjar Donny Tjahjadi, Kepala Imigrasi Ngurah Rai Winarko, Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Cecep Kurniawan, serta sejumlah pejabat Pemprov Bali, Koster juga memerintahkan agar seluruh kendaraan operasional bandara menggunakan listrik demi mendukung konsep ramah lingkungan.

Hal yang sama disampaikan Ketua DPRD Bali I Nyoman Dewa Made Mahayadnya yang mendukung sikap tegas Koster.

“Wajar Pak Gub marah. Bandara Ngurah Rai adalah first impression bagi wisatawan. Kalau di awal sudah ribet, citra Bali pasti turun,” kata politisi PDIP yang akrab disapa Dewa Jack.

Baca Juga: Honda Stylo Bali Ramaikan HUT RI ke-80 Lewat Konvoi Merdeka dan Aksi Sosial

Ia menegaskan, pembenahan bandara selaras dengan arah pengembangan pariwisata Bali berbasis kualitas (quality tourism).

“Kalau pelayanan bandara bagus, didukung infrastruktur pariwisata, Bali akan semakin kuat membangun pariwisata berkelas,” pungkasnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#Pelayanan Bandara Bali #Wayan Koster ultimatum Angkasa Pura #Gubernur Bali marah di Bandara Ngurah Rai #Tata kelola Bandara Ngurah Rai #Perbaikan fasilitas Bandara Ngurah Rai