Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Gubernur Bali Terima Aspirasi Driver Ojol, Tekankan Jaga Kondusivitas Pulau Dewata

I Gde Riantory Warmadewa • Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:20 WIB
Pertemuan Gubernur Bali Wayan Koster dengan Koordinator Driver Ojol di kediaman Jasa Sabha, Sabtu (30/8).
Pertemuan Gubernur Bali Wayan Koster dengan Koordinator Driver Ojol di kediaman Jasa Sabha, Sabtu (30/8).

JEMBRANAEXPRESS.COM - Gubernur Bali Wayan Koster menerima pengelola aplikasi dan koordinator driver ojek online (ojol) sebanyak 12 orang di kediaman Jaya Sabha, Sabtu (30/8/2025) pukul 23.30 Wita.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini juga dihadiri Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Kajati Bali, Danrem Wirasatya, Kabinda Bali, Danlanal, serta Danlanud.

Baca Juga: Dua Pendaki Alami Kelelahan di Gunung Batukaru, Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Pertemuan tersebut digelar usai aksi demonstrasi yang melibatkan pengemudi ojol bersama komponen masyarakat di Denpasar.

Gubernur Koster mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan para perwakilan driver ojol dengan penuh kesabaran dan memberi respon positif.

Ia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran perwakilan ojol yang menunjukkan solidaritas terhadap insiden hingga memakan korban jiwa di Jakarta.

Pertemuan Gubernur Bali Wayan Koster dengan Koordinator Driver Ojol di kediaman Jasa Sabha, Sabtu (30/8).
Pertemuan Gubernur Bali Wayan Koster dengan Koordinator Driver Ojol di kediaman Jasa Sabha, Sabtu (30/8).

Namun, Koster menegaskan bahwa penyampaian aspirasi melalui demonstrasi harus tetap tertib.

Baca Juga: Lansia Asal Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Trotoar Pelabuhan Gilimanuk

“Menyampaikan aspirasi sangat boleh, tetapi jangan anarkis, jangan terprovokasi. Ada pihak-pihak yang sengaja menyusup untuk membuat Bali tidak aman,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Koster juga melaporkan bahwa sebagian peserta demo yang bersikap anarkis bukanlah warga Bali, melainkan didatangkan dari luar daerah.

Ia menekankan pentingnya menjaga Bali agar tetap aman dan kondusif demi pariwisata serta perekonomian yang baru pulih pasca-Covid-19.

Lebih lanjut, Gubernur meminta koordinator ojol untuk tidak lagi melakukan aksi unjuk rasa dan segera menyampaikan hal itu kepada seluruh driver ojol yang terdaftar di aplikasi, berjumlah sekitar 12 ribu orang.

Baca Juga: Pra-Kongres PWI 2025 Digelar di Cikarang, Teguhkan Komitmen Integritas Jelang Kongres Utama

“Kalau Bali aman, para driver bisa kembali fokus mencari penghasilan untuk keluarganya,” ujarnya. Para koordinator driver ojol pun sepakat menghentikan aksi demo demi keamanan dan ketertiban Bali.

Gubernur Koster juga meminta Kapolda Bali dan Pangdam Udayana untuk bertindak tegas terhadap oknum pelaku anarkis yang merusak fasilitas negara maupun masyarakat.

Jika terbukti melanggar hukum, para pelaku akan diproses sesuai aturan.

Baca Juga: Bhabinkamtibmas Mendoyo Ajak Warga Bersihkan Lapangan untuk PORDES 2025

Di akhir pertemuan, seluruh jajaran Forkopimda menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya menjaga Bali tetap aman dan kondusif.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#gubernur bali #driver ojol #Gubernur Bali terima aspirasi driver ojol