Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Gerindra Bali Terus Salurkan Bantuan Korban Banjir Hingga Hari Ketujuh

Rika Riyanti • Minggu, 21 September 2025 | 20:07 WIB
SALURKAN BANTUAN; Kader Partai Gerindra Bali masih aktif turun ke lapangan menyalurkan bantuan hingga hari ketujuh pascabencana.
SALURKAN BANTUAN; Kader Partai Gerindra Bali masih aktif turun ke lapangan menyalurkan bantuan hingga hari ketujuh pascabencana.

JEMBRANAEXPRESS.COM - Bantuan bagi korban banjir di Bali terus mengalir. Sejak banjir besar melanda pada 10 September 2025 lalu, kader Partai Gerindra Bali aktif turun ke lapangan menyalurkan bantuan hingga hari ketujuh pascabencana.

Koordinator Penyerahan Bantuan DPD Gerindra Bali, Wandy Halona, mengatakan aksi sosial ini masih berlangsung hingga Sabtu (20/9).

Baca Juga: Kebakaran Besar Hanguskan Ruang Guru MI Fajar Nusantara Jembrana, Kerugian Rp150 Juta

“Mulai 11 September 2025 hingga hari ini masih berlanjut. Puluhan titik wilayah Denpasar, mulai dari Denpasar Barat, Utara, Timur, hingga Selatan, sudah kita sentuh. Jumlahnya puluhan titik dan akan terus bergerak,” ujarnya.

Gerakan kemanusiaan ini lahir dari instruksi Ketua DPD Gerindra Bali, Made Muliawan Arya (De Gadjah), yang langsung direspons para kader dengan menggalang dana serta menyalurkan bantuan.

SALURKAN BANTUAN; Kader Partai Gerindra Bali masih aktif turun ke lapangan menyalurkan bantuan hingga hari ketujuh pascabencana.
SALURKAN BANTUAN; Kader Partai Gerindra Bali masih aktif turun ke lapangan menyalurkan bantuan hingga hari ketujuh pascabencana.

Ketua DPC Gerindra Denpasar, Ida Bagus Yoga Adiputra (Gus Yoga), menegaskan kader bergerak cepat begitu instruksi turun.

Baca Juga: Banjir Susulan Rendam Perumahan Griya Batu Indah Tabanan, Warga Sempat Mengungsi

“Niki wenten bantuan kedik saking partai Gerindra… niki rasa iraga sareng sami menyama braya,” ucapnya saat menyerahkan bantuan di Gelogor Carik, Denpasar.

Bantuan yang dibagikan tidak hanya sembako, tetapi juga kebutuhan lain seperti kompor dan tabung gas beserta regulator, kasur dan bantal.

Penyaluran dilakukan bersama anggota Fraksi Gerindra DPRD Bali dan DPRD Kota Denpasar, antara lain Wayan Subawa, Ida Bagus Ariana Suta (Gus Suma), I Gede Tommy Sumertha, Ketut Budiarta, AA Ayu Putu Priniti, serta Sekretaris DPD Gerindra Bali I Kadek Budi Prasetya.

Baca Juga: Jusuf Kalla Lantik Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Bali 2025–2030, Minta Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Bagi warga, banjir 10 September lalu meninggalkan trauma. Kelihan Adat Gelogor Carik, I Made Suara, menyebut banjir kali ini yang terparah sejak 1992.

“Air jam 05.00 masih di bawah pekarangan, dalam 20 menit sudah sepinggang orang dewasa. Masyarakat Gelogor Carik berterima kasih pada tim Gerindra Bali,” ucapnya.

Kesaksian serupa disampaikan Yassim, warga Pulau Biak Denpasar. Ia harus bertahan di plafon rumah saat banjir menghantam.

“Awalnya air cuma sedengkul, saya kira tidak akan naik. Tiba-tiba tambah tinggi, saya panik. Akhirnya naik pakai meja, pegangan jendela, dan bertahan di plafon sambil minta tolong,” katanya.

Baca Juga: Vonis Ringan Kasus Penggelapan Rp192 Juta di Dealer Suzuki Sanur Denpasar, Korban Kecewa!

Meski bantuan terus berdatangan, Gus Yoga menyoroti distribusi yang masih belum merata.

“Kemarin padahal cuma beda gang, ada yang belum dapat. Distribusi harus cepat, apalagi bantuan seperti telur agar tidak busuk di posko,” tegasnya.

Ia menambahkan, kader Gerindra masih terus bergerak untuk memenuhi kebutuhan warga di titik-titik yang belum tersentuh.
Baca Juga: Pemkab Jembrana Wajibkan Toko Modern Jual Produk UMKM Lokal

“Kita semaksimal mungkin, berapa yang bisa kita bantu, kita salurkan semua. Banyak warga menghubungi lewat media sosial karena belum kebagian bantuan,” pungkasnya.***

Editor : I Gde Riantory Warmadewa
#salurkan bantuan #partai gerindra bali #bantuan banjir #banjir #Banjir Bali 2025