Bali Ekonomi Bisnis Features Hukum Kriminal Lifestyle Nasional Olahraga Opini Pojok Mekepung Politika Sosok Taksu Wisata

Aksi Pengeroyokan Brutal Viral di Denpasar: Libatkan Dua Kelopok Pekerja, Seorang Korban Babak Belur

I Gede Paramasutha • Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:39 WIB
Aki pengeroyokan antar pekerja terjadi Jalan Mahendradata Denapsar hingga mengakibatkan seorang korban  luka.
Aki pengeroyokan antar pekerja terjadi Jalan Mahendradata Denapsar hingga mengakibatkan seorang korban luka.

JEMBRANAEXPRESS.COM – Aksi pengeroyokan brutal  di Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, Rabu (29/10/2025) malam terekam kamera hingga videonya viral di medsos.

 

Insiden pengeroyokan ini melibatkan dua kelompok pekerja dan diduga dipicu oleh kesalahpahaman di jalan raya antara rombongan pekerja PT Mahaputra dan UD Surya Indah Abadi.

 

Akibat bentrokan tersebut, satu orang mengalami luka serius, sementara puluhan orang diamankan Polresta Denpasar untuk menjalani pemeriksaan.

 

Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi menjelaskan, insiden bermula saat rombongan pekerja PT Mahaputra yang berjumlah sembilan orang sedang dalam perjalanan pulang dari proyek instalasi listrik di Labuan Sait, Pecatu, menuju Canggu menggunakan mobil pikap DK 8651 FO.

Saat berbelok dari Jalan Sunset Road ke arah Jalan Imam Bonjol, mobil mereka disalip secara tiba-tiba oleh truk hijau bernomor polisi DK 8179 AJ.

 

Aksi salip-menyalip tersebut hampir menimbulkan kecelakaan. Salah satu penumpang pikap bahkan sempat turun dan menggedor kaca truk, namun sopir truk memilih melanjutkan perjalanan.

Tak disangka, insiden kecil itu berlanjut menjadi keributan besar di Jalan Mahendradatta. Sekitar lima pengendara motor diduga rekan sopir truk datang menyerang rombongan pekerja PT Mahaputra.

 

 

Mereka melempari mobil pikap dengan batu dan memukul bodinya menggunakan besi.

 

Korban bernama Mochammad Saiful ,41, yang berusaha melerai justru menjadi sasaran pengeroyokan.

 

Ia mengalami luka di pelipis kiri, lebam di mata, serta memar di beberapa bagian tubuh akibat pukulan dan tendangan.

Polisi segera tiba di lokasi kejadian dan mengamankan puluhan orang untuk dimintai keterangan di Polsek Denpasar Barat.

 

Dari hasil pemeriksaan awal, tiga pelaku utama telah ditetapkan, yakni AYUS (21), YB (21), dan FU (21), semuanya berasal dari Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Ketiganya mengaku memukul korban dengan helm dan menendangnya saat terjatuh.

 

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa palu, sapu, pipa plastik, helm, potongan besi, gergaji besi, serta truk hijau bernopol DK 8179 AJ.

“Dugaan sementara, pengeroyokan ini dipicu oleh kesalahpahaman di jalan yang berujung aksi main hakim sendiri,” ujar Kompol Sukadi.(*)

 

Editor : Suharnanto
#viral di medsos #Pengeroyokan brutal #pengeroyokan #denpasar