JembranaExpress.Com - Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali memicu kejadian pohon tumbang di wilayah Kabupaten Buleleng.
Dalam satu hari, Selasa (6/1), sedikitnya dua peristiwa pohon tumbang terjadi di Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan.
Meski sempat mengganggu aktivitas warga dan menutup akses jalan, kedua kejadian tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh tim gabungan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Unik dan Sarat Makna, Ribuan PPPK Paruh Waktu Tabanan Dilantik Kenakan Capil
Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 13.30 Wita di Banjar Dinas Kaje Kangin, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan.
Sebuah pohon berjenis kayu santen dengan diameter sekitar 40 sentimeter tumbang akibat angin kencang yang diperparah kondisi batang pohon yang sudah lapuk.
Pohon tersebut menutup jalan desa dan sempat menimpa kabel listrik, sehingga menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan dan warga sekitar.
Mendapat laporan dari aparat desa setempat, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu III BPBD Bulelengsegera diterjunkan ke lokasi.
Baca Juga: Kapolres Tabanan Pantau Pembongkaran Seng di Jatiluwih, Temui 13 Pemilik Akomodasi
Proses evakuasi melibatkan Bidang KL dan TRC Regu III BPBD Buleleng, aparat desa, petugas PLN, Damkar Kubutambahan, Satpol PP Kecamatan Kubutambahan, serta masyarakat setempat.
“Penanganan berlangsung sekitar satu jam. Setelah pohon berhasil dipotong dan dievakuasi, akses jalan kembali dapat dilalui dengan aman,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, I Gede Suyasa.
Beberapa jam berselang, kejadian serupa kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sawan.
Tepatnya pukul 16.30 Wita, sebuah pohon kayu santen dengan diameter sekitar 50 sentimeter tumbang di Banjar Dinas Beji, Desa Sangsit.
Angin kencang diduga menjadi penyebab utama tumbangnya pohon tersebut.
Pohon melintang di badan jalan dan sempat menghambat arus lalu lintas warga.
Setelah menerima laporan dari aparat desa, TRC Regu III BPBD Buleleng kembali dikerahkan.
Dengan bantuan aparat desa, Polsek Sawan, Satpol PP Kecamatan Sawan, serta masyarakat setempat, proses penanganan berlangsung relatif cepat.
“Dalam waktu kurang lebih 30 menit, pohon berhasil disingkirkan dan kondisi jalan kembali normal,” jelas Suyasa.
Pihak BPBD memastikan bahwa kedua kejadian pohon tumbang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi bahaya cuaca ekstrem masih mengintai, khususnya pada musim angin dan hujan.
Baca Juga: Motor Sewaan Dijual Tanpa Izin, Anggota Polisi di Buleleng Jadi Korban Penggelapan
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat melintas di jalan-jalan yang banyak ditumbuhi pepohonan besar.
Pemerintah desa bersama instansi terkait juga diharapkan melakukan pemantauan dan perawatan rutin terhadap pohon-pohon tua atau lapuk yang berpotensi tumbang, guna meminimalisasi risiko kejadian serupa di kemudian hari.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa