JembranaExpress.Com - Seekor lumba-lumba ditemukan terdampar dalam kondisi mati di pesisir Pantai Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (17/5/2026).
Mamalia laut tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 10.00 Wita saat ombak menghempaskan bangkai lumba-lumba ke bibir pantai.
Baca Juga: Pelantikan PNS Baru di Jembrana, Bupati Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan itu berawal ketika seorang buruh harian lepas bernama Muhamad Sidik (41) sedang berjalan-jalan di sepanjang pesisir pantai. Saat melintas, ia melihat seekor lumba-lumba sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Saksi melihat ada satu ekor lumba-lumba yang terdampar di bibir pantai dan sudah dalam keadaan mati,” ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 10.45 Wita, petugas tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus melakukan pemeriksaan luar terhadap bangkai mamalia laut tersebut.
Baca Juga: Pemkab Jembrana Salurkan Bantuan Traktor untuk Petani, Dorong Modernisasi Pertanian
Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan identifikasi. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui lumba-lumba tersebut merupakan jenis lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik.
“Hasil pengukuran menunjukkan lumba-lumba tersebut memiliki panjang mencapai 215 sentimeter dengan diameter perut sebesar 120 sentimeter. Saat diperiksa, tidak ditemukan adanya luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh luar lumba-lumba,” jelas Sartika.
Setelah dilakukan pemeriksaan intensif oleh tim ahli bersama aparat kepolisian, diputuskan bangkai satwa laut dilindungi tersebut segera ditangani guna menghindari bau menyengat dan potensi penyebaran penyakit.
Baca Juga: PKB XLVIII 2026 Usung Tema Atma Kerthi, Bali Siap Jadi Pusat Seni Dunia
“Sekitar pukul 12.30 Wita, petugas gabungan melakukan penguburan bangkai lumba-lumba tersebut di sekitar lokasi penemuan,” tandasnya.***
Editor : I Gde Riantory Warmadewa